JAKARTA- Warga Kepulauan Seribu merasa senang bisa mengikuti pelatihan selam open water gratis yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bekerja sama dengan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pulau Panggang dan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
Salah seorang peserta, Alfa (20) dari Pulau Panggang, mengaku bersyukur karena biaya pelatihan selam secara mandiri sangat mahal. Selama pelatihan yang berlangsung di perairan Pulau Pramuka, peserta memperoleh materi teori dan praktik, termasuk penggunaan alat scuba, hand signal, buoyancy, serta penanganan keadaan darurat di air.
Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi, menekankan pelatihan ini dapat meningkatkan jumlah pemandu selam lokal dan mendukung perkembangan wisata bawah laut, sekaligus memberi peluang ekonomi bagi warga.
Ketua LKM Panggang Wisata Bahari, Ahmad Haerudin, menambahkan pelatihan ini rutin diadakan untuk menumbuhkan keterampilan menyelam, membuka kesempatan kerja, serta menjaga ekosistem laut.
Pelatihan yang diikuti sepuluh pemuda dari enam kelurahan ini berlangsung pada 28–30 Oktober 2025, dengan hasil sertifikasi dikirim ke Professional Association of Diving Instructors (PADI) untuk mendapatkan sertifikat A1.
Baca juga: Petugas Gulkarmat Bersihkan Tumpahan Minyak di Jalan Raya Cacing, Jakarta Timur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta