Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 23:13 WIB

DPRD DKI Dukung Penambahan Lahan Pemakaman untuk Antisipasi Keterbatasan Ruang

Author

TPU (Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA- Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) dalam menambah lahan pemakaman di ibu kota. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi keterbatasan lahan yang semakin kritis di Jakarta.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menegaskan bahwa persoalan keterbatasan lahan pemakaman tidak bisa lagi ditunda penyelesaiannya.

“Untuk lahan makam, kondisinya memang sangat kritis. Ini bukan hal yang bisa ditunda-tunda, karena kalau kita tidak punya cadangan lahan, akan menjadi masalah serius,” ujar Yuke, Selasa (28/10).

 Ia menjelaskan, Komisi D telah meminta Distamhut menyampaikan data detail mengenai kebutuhan dan ketersediaan lahan pemakaman di Jakarta.

Berdasarkan pembahasan, lahan yang dimiliki saat ini diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan hingga tiga tahun mendatang. Untuk itu, DPRD meminta agar anggaran penambahan lahan tetap dialokasikan dalam RAPBD DKI Jakarta 2026. “Makanya dalam anggaran tahun 2026 kami minta tetap disiapkan dana untuk pembelian lahan pemakaman,” jelasnya.

Menurut Yuke, tantangan utama dalam pengadaan lahan adalah keterbatasan ruang di wilayah perkotaan dan harga tanah yang terus meningkat. Karena itu, pihaknya mendorong agar Pemprov DKI mengembangkan strategi baru yang efisien dan berkelanjutan.

“Di tengah kota sudah hampir tidak mungkin lagi, jadi alternatifnya di wilayah pinggiran. Namun, harapannya tetap berada di wilayah administrasi DKI Jakarta, tidak sampai ke luar kota,” ungkapnya.

Dalam pembahasan anggaran, Komisi D juga menyetujui alokasi dana untuk pembelian Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan lahan pemakaman. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas TPU yang sudah ada serta membuka lahan baru secara bertahap.

“Pembukaan lahan baru membutuhkan proses panjang, mulai dari pematangan lahan hingga izin lingkungan. Kami percayakan teknisnya kepada dinas, namun tetap akan kami awasi agar sebarannya merata di lima wilayah kota, termasuk Kepulauan Seribu,” tandas Yuke.

Baca juga: Buka Konas JDN XVII, Gubernur Pramono Ajak Warga Berdoa untuk Jakarta dan Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU