JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Konferensi Nasional (Konas) ke-XVII Jaringan Doa Nasional (JDN) di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (28/10).
Dalam sambutannya, Pramono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperbanyak doa dan refleksi demi kemajuan Jakarta dan bangsa Indonesia. Ia berharap kegiatan serupa juga dapat dilakukan oleh seluruh umat beragama sebagai bentuk dukungan spiritual bagi kesejahteraan bersama. “Mudah-mudahan acara doa seperti ini dilakukan oleh semua agama.
Saya yakin akan baik bagi Jakarta dan bagi bangsa kita semuanya,” ujar Pramono. Gubernur juga menyinggung tantangan fiskal yang tengah dihadapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yakni pemotongan dana bagi hasil dari pemerintah pusat sebesar Rp15 triliun.
Dalam situasi tersebut, ia menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah kepada rakyat melalui kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan. Pramono mencontohkan sejumlah program yang terus dijalankan Pemprov DKI, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah, sebagai bentuk keberlanjutan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pemerataan pendidikan dan menekan kesenjangan sosial.
“Saya akan bekerja keras menyelesaikan segala persoalan yang ada. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung, menyampaikan bahwa tema “Kebangkitan Doa Nasional” menjadi momentum penting untuk menyalakan kembali semangat kesatuan dan transformasi bangsa.
Menurutnya, doa bukan hanya bentuk ibadah spiritual, tetapi juga kekuatan moral yang mampu memulihkan relasi sosial dan mendorong perubahan positif di masyarakat. “Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Gereja dan umat beriman dipanggil menjadi mitra strategis dalam menebarkan kasih dan memulihkan moralitas publik,” ujarnya. Kegiatan Konas XVII JDN ini diharapkan menjadi wadah memperkuat persaudaraan antarumat beragama serta meneguhkan semangat berdoa dan berkarya bagi kemajuan bangsa.
Baca juga: Transjakarta Tekankan Peran Faktor Manusia untuk Keselamatan dan Keberlanjutan Layanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta