56 Mahasiswa Ikuti Famtrip “Splash Blast North Creative Jakarta” untuk Tingkatkan Wawasan Kreatif dan Budaya
JAKARTA- Sebanyak 56 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) 2025 bertema “Splash Blast North Creative Jakarta”, yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Utara. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober 2025. Kepala Sudin Parekraf Jakarta Utara, Shinta Nindyawati, menjelaskan bahwa Famtrip merupakan program rutin yang bertujuan memperkenalkan destinasi wisata sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap sektor ekonomi kreatif di wilayah Jakarta Utara.
Para peserta, yang berasal dari jurusan Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Universitas Bunda Mulia, Universitas BSI, dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), diajak menelusuri berbagai destinasi edukatif, budaya, dan kreatif yang memiliki nilai sejarah serta potensi ekonomi. Dalam rangkaian kegiatan, mahasiswa mengunjungi Rusun Marunda di Kecamatan Cilincing untuk belajar teknik mencanting dan merasakan langsung proses membatik dengan motif khas pesisir.
Mereka juga mendatangi Living Museum Roemah Toegoe di Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, untuk mempelajari sejarah batik Tugu serta menikmati musik keroncong Tugu yang menjadi identitas budaya masyarakat Betawi keturunan Portugis. Selain itu, peserta Famtrip diperkenalkan dengan inovasi ekonomi digital di Cyber Media Center, Kelapa Gading, melalui pengembangan animasi, audio visual, dan media kreatif lainnya. Tak ketinggalan, mereka juga mengunjungi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di Kelapa Gading untuk menambah wawasan mengenai kreativitas dan pencapaian anak bangsa yang tercatat secara resmi.
Shinta berharap, pengalaman ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang tetap berpijak pada kearifan lokal. “Kami ingin generasi muda dapat memperoleh wawasan baru dan motivasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Jakarta Utara,” ungkapnya. Salah seorang mahasiswa BSI, Willy (21), mengaku antusias dengan kegiatan ini. Ia menilai Famtrip memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru, serta kesempatan bertemu teman-teman dari perguruan tinggi lain. “Saya sangat takjub dengan keunggulan destinasi wisata di Jakarta Utara. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan dapat diterapkan di wilayah lain,” ujarnya.
Baca juga: Cikoko Biofarm Education Tampil di Jakarta Innovation Days 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta