Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 15:28 WIB

Dishub DKI Ubah Skema Lalu Lintas di Jakbar dan Jakpus Imbas Proyek Pengelolaan Limbah

Author

Foto udara proyek pembangunan Pengelolaan Air Limbah Domestik atau Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 di kawasan Pluit, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Sulthony Hasanuddin)

JAKARTA– Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Langkah ini dilakukan seiring berlangsungnya proyek strategis nasional pembangunan jaringan pengelolaan air limbah domestik (JSDP) yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

Proyek yang memasuki Zona 1 – Paket 5 (Area 2-1) ini telah dimulai sejak Agustus 2023 dan dijadwalkan selesai pada Desember 2026. Dalam proses pelaksanaannya, sejumlah perubahan jadwal dan skema lalu lintas terpaksa dilakukan demi mendukung kelancaran pekerjaan lapangan.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Jalan Dishub DKI, Hendry Sampurna, menyebutkan bahwa ruas jalan seperti Jalan Raya Taman Sari, Jalan Mangga Besar II, Jalan Raya Mangga Besar, hingga Jalan Mangga Besar V termasuk dalam area yang terkena penyesuaian.

“Pekerjaan di lapangan meliputi penggalian tanah, pemasangan turap baja, pembangunan road deck, dan proses jacking untuk instalasi pipa. Semua ini memerlukan ruang dan waktu pengerjaan yang cukup besar, sehingga rekayasa lalu lintas menjadi solusi sementara,” ujar Hendry.

Beberapa titik pekerjaan mengalami perubahan durasi. Misalnya, pengerjaan di titik E-9.4 Jalan Raya Tamansari yang awalnya selesai pada Mei 2025 kini diperpanjang hingga Oktober 2025. Sementara itu, titik E-9.3 yang sebelumnya ditargetkan selesai November 2025 kini diperpanjang hingga akhir tahun.

Selain itu, kendaraan roda empat yang biasanya bisa berputar balik di Jalan Loutze kini diarahkan ke Jalan KH Samanhudi sebagai jalur alternatif. Di Jalan Mangga Besar II, pekerjaan juga mengalami perubahan jadwal dan mempersempit ruang gerak kendaraan.

Untuk menghindari kemacetan, Dishub mengatur bahwa sisi utara jalan tetap dua arah, sedangkan sisi selatan hanya dapat dilintasi sepeda motor. Sementara itu, lalu lintas di Jalan Mangga Besar V yang semula dua arah kini menjadi satu arah ke arah selatan.

Kendaraan dari arah Jalan Raya Mangga Besar diarahkan melalui Jalan Mangga Besar I dan Jalan Buni, sementara truk barang dialihkan lewat rute berbeda menuju Jalan Mangga Besar II.

“Setelah pekerjaan selesai, Dishub akan mengembalikan kondisi jalan seperti semula agar bisa kembali digunakan secara normal,” kata Hendry.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas-ruas jalan terdampak dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama. Sebagai informasi, proyek JSDP merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan layanan sanitasi dan pengelolaan air limbah di ibu kota. Sistem ini ditargetkan mampu melayani hingga 220 ribu rumah tangga di berbagai wilayah Jakarta.

Baca juga: Pramono Anung Lepas Ribuan Pelari di Ajang Amartha 10X Run 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
Tags JSDP
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU