JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi DKI untuk mendukung langkah-langkah pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas nasional. Pernyataan ini disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi yang digelar secara daring dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Sabtu sore (30/8).
Rapat tersebut diikuti oleh para kepala daerah dari berbagai wilayah yang turut terdampak aksi unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir. Salah satu poin penting yang disampaikan Mendagri adalah larangan sementara bagi kepala daerah untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.
“Kalau soal larangan ke luar negeri, Jakarta tentu sangat setuju. Ini langkah yang bijak dalam situasi seperti sekarang,” ujar Pramono dari Balai Kota.
Selain itu, Mendagri juga meminta agar seluruh daerah menahan diri dari penyelenggaraan acara yang bersifat mewah, selebratif, atau berpotensi menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Pramono merespons positif arahan tersebut dan menyebut bahwa Jakarta selama ini pun tidak banyak menggelar kegiatan seremonial yang berlebihan.
“Di Jakarta, paling banter kalau ada kegiatan ya menari, bukan nyanyi-nyanyi yang heboh,” ucapnya.
Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya seluruh pejabat publik untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan.
Ia menegaskan bahwa semua komentar dari pejabat Pemprov harus sesuai tugas dan fungsinya, demi menjaga suasana tetap kondusif.
Lebih jauh, Pramono menilai bahwa menjaga ketenangan kota bukan hanya tugas pemerintah semata. Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga situasi ibu kota tetap aman dan damai.
“Menjaga Jakarta bukan tugas Balai Kota saja. Ini tanggung jawab bersama. Warga harus ikut terlibat menjaga kota ini,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pramono berencana menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan akan menggandeng organisasi kemasyarakatan, termasuk yang bergerak di bidang kepemudaan dan keagamaan, untuk bersama-sama merawat stabilitas kota.
Sementara itu, kegiatan seperti Car Free Day (CFD) tetap akan digelar seperti biasa, selama kondisi di lapangan memungkinkan. Pramono sendiri menyatakan akan hadir di CFD sebagai bentuk dukungan atas upaya menjaga normalitas di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih.
Baca juga: Pramono: ASN DKI Tetap Masuk Akhir Pekan Demi Kelancaran Layanan Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta