Rabu, 20 AGUSTUS 2025 • 11:41 WIB

Festival UMKM 2025 Digelar di Jakarta, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Lokal

Author

Sampoerna Festival UMKM 2025 yang berlangsung di The Atrium Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2025). (HO-PT. Sampoerna Strategic)

JAKARTA– Pemerintah dan sektor swasta terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satunya diwujudkan dalam gelaran Sampoerna Festival UMKM 2025 yang berlangsung di The Atrium, Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, mulai 19 hingga 22 Agustus 2025.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya menegaskan bahwa potensi pasar dalam negeri harus digarap lebih serius.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta, Indonesia memiliki kekuatan konsumsi yang sangat besar. "Ekspor memang penting, tapi pasar domestik jangan sampai terabaikan. Ini aset ekonomi kita yang luar biasa," ujar Maman.

Ia juga menyampaikan capaian pemerintah hingga pertengahan tahun ini, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp132,7 triliun kepada lebih dari 2 juta debitur, penerbitan jutaan NIB dan sertifikat halal, serta dorongan untuk sertifikasi SNI.

Festival yang mengusung tema “UMKM Berdaya, Inovasi Warisan Bangsa” ini menghadirkan lebih dari 130 UMKM dari berbagai daerah, menampilkan produk-produk unggulan dari sektor kuliner, fesyen, kriya, hingga jasa.

Menurut Ketua Panitia, Luqmanul Hakim, acara ini bukan sekadar bazar, tapi juga menjadi ruang kolaborasi, silaturahmi bisnis, dan wadah berbagi inspirasi antarpelaku UMKM.

Sementara itu, Direktur Sampoerna Strategic, Bambang Sulistyo, menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari tanggung jawab korporasi dalam membangun ekonomi nasional.

 “Festival ini adalah tempat belajar, tempat berbagi, dan tempat tumbuh bersama. Kami percaya, UMKM adalah ujung tombak ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Bambang.

Selain pameran, acara juga menyediakan berbagai layanan publik seperti pengurusan NIB, sertifikasi halal, merek dagang, dan layanan BPOM.

Tak ketinggalan, ada pula pelatihan digital marketing, lokakarya membatik, diskusi bisnis, hingga layanan pembuatan paspor.

Baca juga: Rano Karno Jajaki Kerja Sama Transportasi dan Layanan Publik dengan Ankara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU