JAKARTA- Sebanyak 20 warga Rumah Susun (Rusun) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, ikut serta dalam pelatihan membuat produk anyaman yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Quick Win Pemprov DKI dalam kategori Penguatan Rusun, yang dikembangkan melalui inisiatif Rusunpreneur.
Program ini dirancang untuk memberdayakan warga rusun agar memiliki keterampilan usaha yang aplikatif dan bernilai ekonomi.
Kepala Dinas PPKUKM, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tapi juga bagian dari strategi pembinaan UMKM dan IKM di lingkungan hunian vertikal.
“Kami ingin warga rusun tidak hanya menjadi penerima manfaat, tapi juga pelaku aktif dalam pengembangan industri kreatif dan koperasi,” ujar Elisabeth.
Baca juga: Sahdan, Ketua RT Termuda di Jakarta: Dari Gen Z untuk Warga
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Juanda Permana Jaya, menambahkan bahwa materi pelatihan mencakup teknik dasar hingga lanjutan dalam pembuatan anyaman, seperti produk dari Hyacinth Strap dan Polyrod.
Peserta diajak menganyam lembaran, membentuk dompet, hingga membuat wadah fungsional sederhana. “Ini bukan pelatihan satu arah.
Harapannya, peserta bisa membuka peluang usaha kecil baru atau bahkan memproduksi secara mandiri untuk pasar lokal,” tuturnya.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dari 15 hingga 18 Juli, dan menjadi langkah konkret Pemprov dalam mendorong kemandirian ekonomi warga rusun.
Baca juga: Transjakarta Jalin Kolaborasi dengan Krisna Bali, Dorong Produk UMKM Masuk Halte
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta