Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 JUNI 2026 • 18:38 WIB

Awas Modus Baru! Maling Motor di Tebet Jakarta Selatan Tinggalkan HP Replika Demi Bawa Kabur Sepeda Motor

Awas Modus Baru! Maling Motor di Tebet Jakarta Selatan Tinggalkan HP Replika Demi Bawa Kabur Sepeda MotorMaling Sepeda Motor di Tebet dengan Modus Gunakan Dua HP Replika sebagai Jaminan (detik News)

JAKARTA - Pernah kepikiran nggak sih kalau jualan motor secara online itu berisiko banget kalau kamu nggak ekstra hati-hati?

Baru-baru ini, jagat media sosial dibikin heboh sama aksi pencurian motor Vario yang super nekat di kawasan Jalan Tekukur RT 2 RW 3, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Alih-alih pakai trik congkel kunci layaknya maling konvensional, pelaku yang satu ini pakai mind games yang bikin korbannya percaya 100 persen.

Gimana nggak, pelaku berani ninggalin dua handphone kelas sultan (iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Fold) sebagai jaminan! Eh, tapi tunggu dulu, ternyata itu cuma HP replika.

Melansir rilis resmi dari Polsek Tebet dikutip detik News pada Selasa (2/6/2026), polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku yang aksinya sempat viral tersebut.

Baca juga: Sempat Digondol Maling, Motor Satria FU Korban Malah Ditinggal di Pos Polisi

Kasus ini sukses jadi wake-up call buat kamu anak muda Jakarta yang sering bertransaksi via internet. Yuk, kita bedah gimana kronologi dan kelihaian si maling cerdik ini biar kamu nggak jadi korban berikutnya!

Kapolsek Tebet, AKP Ischak, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari marketplace di media sosial Facebook.

Tersangka yang diketahui berinisial SFX alias Kates, sengaja mencari mangsa yang sedang mengiklankan motor jualannya.

Setelah menemukan target yang pas, SFX langsung melancarkan aksi dengan berpura-pura menjadi calon pembeli yang serius dan janjian untuk Cash on Delivery (COD).

Mereka berdua kemudian sepakat untuk bertemu dan ngobrol di sebuah warkop (warung kopi/warteg) di area Bukit Duri.

Di sinilah kelihaian akting SFX dimulai. Ia menunjukkan gelagat layaknya pembeli normal yang teliti ingin mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Jadi di sini terkait dengan modus operandi, pelaku melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara berpura-pura sebagai pembeli kendaraan roda dua yang mana pelaku berkomunikasi melalui sosial media Facebook," ungkap AKP Ischak.

Setelah puas ngecek dari warkop, SFX dan korban bergeser untuk melihat langsung kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, dan faktur kendaraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Detik News

BERITA TERBARU

Awas Modus Baru! Maling Motor di Tebet Jakarta Selatan Tinggalkan HP Replika Demi Bawa Kabur Sepeda Motor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!