JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk bisa berdiri sejajar dengan kampus-kampus elit di kancah global?
Di era persaingan pendidikan yang semakin tanpa batas ini, fasilitas megah saja tidak lagi cukup untuk menarik perhatian dunia.
Reputasi internasional kini menjadi tolok ukur utama yang menentukan kualitas lulusan di mata industri multinasional.
Menyadari tantangan besar tersebut, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) baru saja mengambil langkah strategis yang sangat memantik perhatian.
Pada tanggal 15 April 2026, UNJ resmi menggelar acara bergengsi bertajuk “Diskusi Pemeringkatan” dengan menggandeng tim pakar langsung dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Baca juga: Kolaborasi Strategis FPsi UNJ dan Polda Metro Jaya Tingkatkan Kualitas SDM Lewat Psikologi
Acara penting ini dilangsungkan di Ruang Rapat Fakultas Teknik, Gedung A SFD UNJ, dan menjadi tonggak baru ambisi global kampus ini.
Langkah taktis yang diambil UNJ ini tentu tidak lahir secara instan. Kegiatan diskusi strategis ini digagas secara matang oleh Direktorat Inovasi & Hilirisasi, Sistem Informasi & Pemeringkatan UNJ sebagai tindak lanjut dari serangkaian pertemuan informal yang telah dilakukan sebelumnya.
Bagi kamu yang peduli dengan peta perkembangan dunia pendidikan tinggi, kolaborasi ini membuka jalan yang sangat lebar bagi UNJ untuk merajut kemitraan organik dengan UKM.
Hal ini bukan sekadar pertukaran pelajar, melainkan sebuah manuver fundamental dalam membangun reputasi akademik yang disegani di mata dunia.
Dalam sambutannya yang penuh visi dan semangat, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, Prof. Fahrurrozi, memberikan penegasan kuat bahwa kampus kebanggaan ibu kota ini tidak akan pernah berhenti berbenah diri untuk "naik kelas" menjadi yang terbaik.
“UNJ terus berupaya secara konsisten untuk meningkatkan prestasi dan peringkat universitas, baik di kancah Asia maupun dunia. Diskusi ini adalah langkah nyata kita untuk menyerap praktik terbaik dari mitra internasional guna mengakselerasi visi tersebut,” ungkap Prof. Fahrurrozi.
Hal yang paling berharga dari pertemuan ini adalah paparan tajam yang dibawakan langsung oleh narasumber utama dari tim pemeringkatan UKM, yakni Prof. Moh Ambri Bin Mohamed, Prof. Madya Wan Moh Hirmawani Wan Hussain, dan Prof. Mohammad Rahimi Yusop.
Mereka membuka mata seluruh peserta rapat dengan sebuah tesis yang sangat penting: upaya pemeringkatan universitas tidak boleh lagi dipandang sebatas tugas administratif semata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitas Negeri Jakarta