Gelaran Formula 1 (F1) GP Malaysia Musim 2010 (Wikipedia)
JAKARTA - Setelah lama menghilang dari kalender balap Formula 1 (F1), akhirnya secara resmi kembali menyambangi negara tetangga kita, Malaysia.
Sirkuit Sepang siap jadi tuan rumah F1 dalam lanjutan musim 2026. Menariknya, balapan ini tuh nggak pakai embel-embel Grand Prix (GP) Malaysia, tapi diselenggarakan sebagai ajang pengganti GP Bahrain di Malaysia.
Keputusan tersebut diambil menyusul eskalasi konflik Timur Tengah yang memaksa gelaran GP Bahrain harus dibatalin demi keamanan semua pihak.
Mengutip laman Crash.net, balapan di Sirkuit Sepang bakal digelar pada 4 Oktober 2026 mendatang ini nantinya akan ditaruh di kalender F1 antara GP Azerbaijan pada 26 September dan GP Singapura pada 11 Oktober.
Rangkaian jadwal yang padat ini tuh nyiptain tiga pekan balapan berturut-turut alias triple header yang sayang kalau kamu skip gitu aja.
Baca juga: Gantikan Seri Timur Tengah, Malaysia Siap Comeback Jadi Tuan Rumah F1 2026?
Awalnya, pihak manajemen F1 berharap bisa balikin jadwal GP Bahrain ke slot bulan Oktober.
Namun, situasi keamanan yang terus memburuk membuat rencana tersebut segera dibatalkan demi keselamatan seluruh pembalap dan kru tim.
Perubahan kalender balap musim ini sama sekali nggak lepas dari imbas peperangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Hal ini memaksa pihak penyelenggara untuk mengambil langkah cepat dengan membatalkan balapan di negara Bahrain dan Arab Saudi.
Kondisi tersebut sempat membuat total kalender balap berkurang dari awalnya 24 menjadi 22 seri, yang sempat menciptakan jeda waktu istirahat yang cukup panjang tanpa adanya balapan selama 1 bulan penuh pada bulan April lalu.
Gagasan unik untuk memindahkan lokasi balapan ke wilayah Asia Tenggara ternyata datang langsung dari pemikiran Pangeran Bahrain, Salman bin Hamad Al-Khalifa.
Ia menyadari bahwa memaksakan untuk menggelar balapan di Sirkuit Sakhir sudah tidak lagi memungkinkan untuk direalisasikan di musim ini.
Presiden sekaligus CEO F1, Stefano Domenicali, menyampaikan rasa syukurnya atas kesepakatan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net