Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 11 APRIL 2026 • 17:32 WIB

Menilik Keseruan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Bang Foke: Tradisi Antaran Itu Budaya, Bukan Gratifikasi

Menilik Keseruan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Bang Foke: Tradisi Antaran Itu Budaya, Bukan GratifikasiPemprov DKI Jakarta Beserta Jajarannya Hadiri Lebaran Betawi 2026 (Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu menyadari betapa cepatnya wajah Jakarta berubah setiap harinya?

Di tengah gempuran pesatnya modernisasi, kemacetan lalu lintas yang padat, dan deretan gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke angkasa, ibu kota kita nyatanya tetap memiliki satu jiwa yang tak tergantikan, yakni budaya Betawi.

Sebagai momen puncak setelah perayaan Idulfitri, Lebaran Betawi 2026 kembali hadir menyapa warga. Namun, acara tahunan ini bukan sekadar seremoni hiburan semata.

Lebaran Betawi adalah pengingat krusial bagi setiap warga untuk terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas murni kota Jakarta yang kini sedang bersiap bertransformasi menjadi kota global.

Kemeriahan festival yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) ini berpusat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebuah lokasi yang kental dengan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Baca juga: Hadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Gubernur Pramono Anung Ajak Warga Jaga Identitas Jakarta Menuju Kota Global

Sejak pagi hari, kawasan tersebut telah dipadati oleh ribuan pengunjung. Siapa sangka, di balik aroma harum kerak telor dan alunan musik gambang kromong yang menggema, terselip pesan penting merawat akar budaya.

Acara yang digagas oleh Majelis Kaum Betawi bersama Badan Musyawarah (Bamus) Betawi sejak tahun 2008 ini menghadirkan pengalaman emosional yang mengikat seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang.

Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi sekaligus Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo, turut hadir dan memberikan pandangan tajamnya dalam acara puncak tersebut.

Pria karismatik yang akrab disapa Bang Foke ini menegaskan bahwa Lebaran Betawi memegang peranan vital dalam pelestarian tradisi.

Di tengah laju perkembangan kota yang semakin modern, dinamis, dan kompetitif, nilai-nilai fundamental seperti silaturahmi, kebersamaan, penghormatan kepada orang tua, serta semangat gotong royong harus terus dipertahankan. Tanpa fondasi tersebut, masyarakat urban sangat rentan kehilangan arah dan jati diri aslinya.

Untuk memastikan estafet budaya ini tidak terputus, penyelenggaraan tahun ini memiliki strategi khusus.

Bang Foke menjelaskan bahwa panitia secara sengaja dan aktif melibatkan generasi muda dalam berbagai aspek kegiatan Lebaran Betawi 2026.

Keterlibatan anak-anak muda, mulai dari kaum milenial hingga Gen Z, diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki terhadap kebudayaan lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Menilik Keseruan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Bang Foke: Tradisi Antaran Itu Budaya, Bukan Gratifikasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!