JAKARTA - Pernahkah kamu merasa gemas saat tim sepak bola kebanggaan gagal meraih kemenangan penuh di depan mata akibat eksekusi yang meleset dan kendala teknis lapangan?
Perasaan itulah yang kini tengah menyelimuti pendukung setia Macan Kemayoran.
Drama menegangkan mewarnai laga pekan ke-25 kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 yang mempertemukan tuan rumah Persija Jakarta dengan tamunya, Dewa United Banten FC.
Pertandingan krusial yang diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (15/3/2026) malam tersebut harus berakhir dengan skor 1-1.
Skuad Persija sebenarnya memiliki peluang emas mengamankan tiga poin, namun kegagalan tendangan penalti pada menit akhir dan kondisi rumput kurang ideal membuyarkan segalanya.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persija Jakarta langsung tampil menggebrak dengan intensitas serangan yang tinggi.
Bermain di hadapan publiknya sendiri, skuad asuhan pelatih Mauricio Souza tidak membiarkan lini belakang Dewa United bernapas lega.
Upaya demi upaya terus dibangun melalui kombinasi umpan pendek dan tusukan cepat dari kedua sayap untuk membongkar pertahanan rapat lawan.
Tekanan tanpa henti ini memaksa para pemain bertahan Dewa United bekerja ekstra keras mengamankan area kotak penalti mereka.
Kerja keras penggawa Macan Kemayoran akhirnya membuahkan hasil manis pada penghujung babak pertama.
Memasuki masa tambahan waktu, tepatnya menit 45+4’, stadion bergemuruh menyambut gol pembuka tuan rumah.
Berawal dari kemelut dan duel udara, bola liar berhasil dimanfaatkan dengan cerdik oleh Emaxwell Souza.
Lewat sundulan tajam dan terarah, bola meluncur deras mengoyak jaring gawang Dewa United tanpa mampu dihalau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Persija.id