JAKARTA - Mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri sering kali terbentur oleh tingginya biaya kuliah dan biaya hidup di negara tujuan.
Namun, bagaimana jika kamu mendapatkan tawaran untuk kuliah gratis, diberikan uang saku jutaan rupiah setiap bulan, hingga tiket pesawat yang ditanggung sepenuhnya?
Jika ini terdengar seperti peluang emas yang sedang kamu cari, maka bersiaplah. Melansir informasi resmi dari akun Instagram @indonesia_unesco, pemerintah Azerbaijan secara resmi telah membuka program beasiswa penuh untuk jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), hingga program Kedokteran untuk tahun akademik 2026.
Dengan batas waktu pendaftaran tahap pertama yang semakin dekat, ini adalah momen yang tepat bagi kamu untuk mempersiapkan diri dan merancang masa depan akademik di negara yang menjadi persimpangan eksotis antara Eropa Timur dan Asia Barat tersebut.
Artikel ini akan mengupas tuntas seluruh informasi yang kamu butuhkan, mulai dari fasilitas menggiurkan yang ditawarkan, rincian durasi studi, persyaratan dokumen mutlak, hingga jadwal seleksi yang harus kamu catat agar tidak ketinggalan.
Baca juga: Baznas Jakarta Selatan Siap Bedah 180 Rumah Warga Tahun Ini, Wujudkan Hunian Sehat Bebas Penyakit
Daya tarik utama dari beasiswa ke Azerbaijan ini terletak pada skema pembiayaannya yang sangat komprehensif.
Berbeda dengan beberapa program beasiswa lain yang hanya menanggung biaya kuliah (parsial), program ini dirancang agar para penerimanya bisa fokus 100% pada studi tanpa harus pusing memikirkan biaya hidup.
Berikut merupakan rincian keuntungan yang akan kamu dapatkan.
Pertama, pembebasan biaya kuliah penuh. Artinya, kamu tidak perlu membayar uang semester sepeser pun selama masa studi berlangsung.
Kedua, program persiapan bahasa. Tidak hanya uang semesteran yang “gratis”, disini juga tersedia kelas persiapan bahasa bagi kamu yang membutuhkan penyesuaian sebelum masuk ke program studi utama.
Ketiga, tiket pesawat tahunan. Kamu pasti mikir “kalau pulang ke Indonesia biayanya berapa?” Eits, tenang.
Beasiswa ini menanggung tiket pesawat pulang-pergi satu kali setiap tahun akademik, sehingga kamu bisa pulang kampung tanpa beban biaya.
Keempat, tunjangan hidup bulanan. Ya, kamu akan menerima uang saku sebesar 800 Manat Azerbaijan (sekitar Rp 7,9 juta) yang diberikan selama 10 bulan per tahun akademik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram.com/@indonesia_unesco