Stasiun MRT (Nugroho Sejati/Berita Jakarta)
JAKARTA - Lebaran di Jakarta biasanya identik dengan pemandangan jalanan protokol yang lengang karena ditinggal jutaan warganya pulang kampung.
Namun, suasana tahun ini dijamin bakal jauh berbeda dan pastinya lebih semarak! Buat kamu yang memutuskan untuk tidak mudik, atau justru berencana menghabiskan waktu libur Lebaran di Ibu Kota, ada satu kabar super menggembirakan yang pantang untuk dilewatkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah progresif dengan menggratiskan seluruh layanan transportasi publik yang berada di bawah naungannya tepat pada saat perayaan Hari Raya Idulfitri mendatang.
Kebijakan ini tidak hanya akan menyelamatkan kantong kamu dari pengeluaran ekstra, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Jakarta siap bertransformasi menjadi destinasi liburan utama.
Dengan kemudahan mobilitas tanpa batas, festival budaya yang meriah, hingga surganya wisata belanja, Jakarta siap menyambut masa liburan dengan energi yang baru.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Mencapai 103 Sekolah
Kabar gembira mengenai transportasi publik gratis ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada hari Jumat (27/2/2026).
Dalam keterangannya, Pramono menegaskan bahwa kebijakan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk memfasilitasi masyarakat Jakarta yang memilih untuk merayakan Lebaran di dalam kota.
"Pada saat Idulfitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta. Untuk menarik masyarakat bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta," ujar Pramono Anung.
Langkah ini bisa dibilang sangat taktis. Alih-alih membiarkan warga Jakarta membelanjakan uangnya di luar negeri atau terjebak kemacetan parah di jalur mudik antarkota, Pemprov DKI memberikan insentif agar perputaran uang tetap berada di dalam ekosistem ekonomi lokal.
Kamu kini bisa dengan leluasa berpindah dari satu titik wisata ke titik lainnya menggunakan moda transportasi kebanggaan warga Jakarta, seperti TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, tanpa perlu memikirkan saldo kartu uang elektronik yang menipis.
Satu hal yang membuat kebijakan ini semakin menarik adalah sifatnya yang inklusif. Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah fasilitas transportasi gratis ini hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta?
Jawabannya adalah tidak. Kebijakan transportasi gratis saat Hari Raya Idulfitri ini juga berlaku sepenuhnya bagi masyarakat dari luar daerah yang tengah menghabiskan masa liburannya di Ibu Kota.
"Saya tetap berkeinginan agar warga dari mana pun juga datang ke Jakarta. Dan juga untuk yang tidak mudik bisa memanfaatkan Jakarta dengan baik," tambah Gubernur Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta