Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 17:19 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, "Jakarta Mengaji" Gelar Santunan Yatim di Tugu Proklamasi: Perkuat Adab Menuju Kota Global

Sambut Ramadhan 1447 H, Jakarta Mengaji Gelar Santunan Yatim di Tugu Proklamasi: Perkuat Adab Menuju Kota GlobalKegiatan "Jakarta Mengaji" di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat (Budhi Firmansyah Surapati/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan apa modal utama Jakarta setelah tidak lagi menyandang status sebagai Ibu Kota Negara?

Di tengah hiruk-pikuk transformasi menuju kota global, sebuah kegiatan inspiratif digelar di jantung Jakarta Pusat untuk mengingatkan kita pada satu hal penting, yakni pembangunan manusia.

Bukan sekadar infrastruktur megah, melainkan adab dan akhlak warganya yang menjadi fondasi utama.

Semangat inilah yang terasa kental saat ratusan warga memadati area Taman Tugu Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, pada Minggu (15/2/2026).

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jakarta Adil Sejahtera (JAS) menggelar acara bertajuk "Jakarta Mengaji".

Baca juga: PPKD Jakarta Pusat Gelar Pelatihan Barista Batch 1 2026, Minat Warga Membludak

Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan lantunan ayat suci, tetapi juga aksi sosial nyata berupa pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan kaum dhuafa. 

Acara ini menjadi momentum refleksi bagi warga Jakarta untuk memperkuat kohesi sosial di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat, Denny Ramdani, memberikan pandangan yang tajam mengenai masa depan Jakarta.

Menurut Denny, seiring dengan penetapan status baru Jakarta yang bertransformasi menjadi kota global, tantangan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat akan jauh berbeda dibandingkan era sebelumnya.

Jakarta, yang tidak memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) melimpah seperti daerah lain, kini harus bergantung sepenuhnya pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Yuk kita ambil peran bantu Jakarta. Kita tidak ada SDA, hanya punya SDM. Karena itu, jangan berhenti untuk mendidik," ujar Denny di hadapan para peserta.

Denny menekankan bahwa persoalan Jakarta hari ini bukan lagi soal kekurangan orang pintar. Kota ini dipenuhi oleh individu-individu cerdas dan berbakat.

Namun, isu yang justru menjadi sorotan tajam adalah mengenai adab dan etika sosial, terutama di kalangan generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Sambut Ramadhan 1447 H, "Jakarta Mengaji" Gelar Santunan Yatim di Tugu Proklamasi: Perkuat Adab Menuju Kota Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!