Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 09:35 WIB

Cegah Genangan Air di Jalan Raya Cacing, Pasukan Biru dan PPSU "Gempur" Sedimen Saluran Air

Cegah Genangan Air di Jalan Raya Cacing, Pasukan Biru dan PPSU Gempur Sedimen Saluran AirPengerukan Saluran Air di Jalan Raya Cakung-Cilincing (Cacing) (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu terjebak macet parah di kawasan Cakung-Cilincing (Cacing) hanya karena genangan air yang tak kunjung surut usai hujan deras?

Masalah klasik di jalur logistik utama Jakarta Timur ini memang sering bikin pusing pengguna jalan maupun warga sekitar.

Genangan air tidak hanya menghambat lalu lintas kendaraan besar, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara motor.

Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cakung akhirnya bergerak cepat melakukan "operasi penyelamatan" saluran air hari ini.

Pada Jumat (13/2/2026), pemandangan berbeda terlihat di Jalan Raya Cakung-Cilincing, tepatnya di wilayah RT 09/RW 08, Kelurahan Cakung Barat.

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Dukung Satpol PP "Sapu Bersih" Spanduk Liar di 93 Flyover, Mujiyono: Demi Keselamatan Nyawa Pengendara

Belasan petugas berseragam biru dan oranye tampak sibuk berjibaku dengan lumpur dan beton di dalam selokan. Ini adalah upaya konkret untuk menormalisasi fungsi saluran yang selama ini “mati suri” akibat tersumbat.

Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung, Dian Nur Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menangani aduan masyarakat terkait potensi banjir di titik ini.

Ia mengerahkan tim khusus untuk memastikan air bisa mengalir lancar kembali ke saluran penghubung.

"Total ada 11 personel Pasukan Biru yang dikerahkan untuk pengerukan crossing saluran air di Jalan Raya Cacing," ujar Dian saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pengerahan personel ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pemantauan di lapangan, saluran air di lokasi tersebut mengalami pendangkalan yang sangat parah.

Sedimentasi lumpur telah mengeras dan menumpuk, membuat kapasitas tampung air berkurang drastis saat hujan turun. Jika tidak segera dikeruk, genangan air dipastikan akan meluap ke badan jalan dan memicu kemacetan panjang.

Ada fakta menarik sekaligus memprihatinkan yang diungkap oleh Dian Nur Cahyono terkait penyebab sumbatan di saluran crossing (saluran yang melintang di bawah jalan) sepanjang 12 meter tersebut.

Ternyata, musuh utama aliran air di sana bukan hanya sampah plastik atau lumpur alami, melainkan material beton kanstin pembatas jalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Cegah Genangan Air di Jalan Raya Cacing, Pasukan Biru dan PPSU "Gempur" Sedimen Saluran Air

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!