Suasana Bundaran HI (jakarta.go.id)
JAKARTA - Di tengah ketidakpastian dinamika ekonomi global yang masih membayangi banyak kota besar di dunia, Jakarta justru mencatatkan prestasi gemilang dalam menjaga stabilitas perekonomiannya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kabar segar bagi para pelaku usaha dan warga ibu kota terkait kinerja ekonomi Jakarta sepanjang tahun 2025.
Dalam pemaparan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (21/1/2026) , Pramono menegaskan bahwa fundamental ekonomi Jakarta tetap kokoh dan solid.
Optimisme ini bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi magnet utama bagi para penanam modal, baik dari dalam maupun luar negeri.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa Jakarta mampu bertransformasi dan mempertahankan daya saingnya meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi makro yang kompleks.
Laporan kinerja ini sekaligus menjadi bukti efektivitas kebijakan pemerintah provinsi dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Salah satu sorotan utama dalam laporan Gubernur Pramono Anung adalah realisasi investasi yang melampaui ekspektasi.
Sepanjang tahun 2025, total investasi yang masuk ke Jakarta tercatat mencapai angka fantastis, yakni Rp270,9 triliun.
Angka ini menandai pertumbuhan yang signifikan sebesar 11,99 persen jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya.
Pertumbuhan dua digit ini mengindikasikan bahwa kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Jakarta semakin menguat.
Pramono merinci bahwa struktur investasi tersebut didominasi oleh kekuatan modal lokal, di mana Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) memberikan kontribusi sebesar Rp175,3 triliun.
Sementara itu, arus modal asing atau Penanaman Modal Asing (PMA) juga tidak kalah impresif dengan total Rp95,6 triliun. Kombinasi kedua arus modal ini menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat bisnis yang vital.
Pramono dengan bangga menyebutkan bahwa investasi di Jakarta memberikan sumbangsih sebesar 14 persen terhadap total investasi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta