Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 22 JANUARI 2026 • 09:07 WIB

Transaksi Digital Jakarta Melonjak! Gubernur Pramono Anung Ungkap Penggunaan QRIS di Pasar Tumbuh 47 Persen

Transaksi Digital Jakarta Melonjak! Gubernur Pramono Anung Ungkap Penggunaan QRIS di Pasar Tumbuh 47 PersenTransaksi digital Jakarta melonjak (Andri Widiyanto/Berita Jakarta)

JAKARTA - Transformasi ekonomi digital di Jakarta menunjukkan percepatan yang luar biasa dalam beberapa waktu terakhir.

Kebiasaan masyarakat Ibu Kota untuk membawa uang tunai kini perlahan mulai ditinggalkan, tergantikan oleh kenyamanan pemindaian kode respon cepat atau yang lebih dikenal dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Fenomena pergeseran gaya hidup ini tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan mewah, melainkan telah merambah hingga ke pasar-pasar tradisional.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang memaparkan data mengejutkan mengenai adopsi pembayaran non-tunai di wilayahnya.

Dalam konferensi pers terkait pemaparan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (21/1/2026), Pramono Anung menyoroti tren positif ini.

Baca juga: Kabar Gembira! Gubernur Pramono Anung Siapkan Rute Transjabodetabek Langsung Bandara-Blok M dan Cawang-Jababeka

Ia menyampaikan bahwa kenaikan aktivitas transaksi digital di Jakarta, terutama melalui kanal pembayaran QRIS, mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta semakin nyaman dan percaya diri menggunakan teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ledakan Digitalisasi di Pasar Tradisional

Salah satu sorotan utama yang disampaikan oleh Pramono adalah keberhasilan penetrasi digital di sektor ekonomi kerakyatan.

Ia mengungkapkan bahwa digitalisasi di pasar-pasar tradisional mencatatkan angka pertumbuhan yang impresif.

Berdasarkan pemantauan pemerintah provinsi, terutama saat momentum perlombaan pasar, tingkat penggunaan transaksi digital di lokasi tersebut meningkat hingga 47 persen.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa pedagang kecil dan UMKM di Jakarta telah siap beradaptasi dengan ekosistem ekonomi modern.

Pramono menjelaskan bahwa kanal pembayaran QRIS menjadi primadona dalam perubahan perilaku transaksi ini.

Kemudahan yang ditawarkan QRIS membuat proses jual beli menjadi lebih efisien, aman, dan tercatat dengan baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Transaksi Digital Jakarta Melonjak! Gubernur Pramono Anung Ungkap Penggunaan QRIS di Pasar Tumbuh 47 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!