Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 12 JANUARI 2026 • 17:50 WIB

Cuaca Ekstrem Menerjang, Dishub DKI Jakarta Hentikan Sementara Operasional Kapal ke Kepulauan Seribu Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem Menerjang, Dishub DKI Jakarta Hentikan Sementara Operasional Kapal ke Kepulauan Seribu Demi KeselamatanKapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta di Kepulauan Seribu (pulauseribu.jakarta.go.id)

JAKARTA - Kabar penting bagi warga Jakarta dan wisatawan yang berencana menyeberang ke Kepulauan Seribu pada awal pekan ini.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengumumkan penghentian sementara operasional kapal cepat dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Keputusan yang berlaku mulai hari Senin (12/1/2026) ini diambil menyusul kondisi cuaca buruk yang melanda perairan Teluk Jakarta, ditandai dengan curah hujan tinggi dan potensi gelombang yang membahayakan aktivitas pelayaran.

Langkah tersebut diambil oleh Dishub Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Angkutan Perairan sebagai respons cepat terhadap situasi alam yang tidak bersahabat.

Keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama di atas segalanya.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Wildan Anwar, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan hanya penundaan biasa, melainkan pembatalan operasional secara menyeluruh untuk empat unit kapal cepat yang biasanya melayani rute vital menuju gugusan pulau di utara Jakarta tersebut.

Baca juga: Dishub DKI Ubah Skema Lalu Lintas di Jakbar dan Jakpus Imbas Proyek Pengelolaan Limbah

Keputusan krusial ini juga didasarkan pada regulasi ketat keselamatan pelayaran.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat memutuskan untuk tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal-kapal penumpang. 

Tanpa izin dari otoritas pelabuhan, aktivitas penyeberangan dinyatakan ilegal dan sangat berisiko jika dipaksakan.

Muhamad Wildan Anwar menjelaskan bahwa seluruh pelayaran kapal cepat milik Dishub DKI Jakarta dibatalkan karena murni alasan keselamatan akibat cuaca yang sangat tidak mendukung.

Risiko kecelakaan laut meningkat drastis saat jarak pandang terbatas akibat hujan lebat dan permukaan air laut yang tidak stabil.

Dampak dari penghentian operasional ini merata ke seluruh lintasan utama yang selama ini menjadi nadi transportasi warga maupun wisatawan.

Jalur pertama yang terdampak meliputi rute dari Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Payung, hingga berakhir di Pulau Tidung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pulauseribu.jakarta.go.id

BERITA TERBARU

Cuaca Ekstrem Menerjang, Dishub DKI Jakarta Hentikan Sementara Operasional Kapal ke Kepulauan Seribu Demi Keselamatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!