Persija Jakarta di laga domestik BRI Super League 2025/26 (Persija Official Portal)
JAKARTA - Persija Jakarta tengah menghadapi ujian berat dalam beberapa pekan terakhir. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus memutar otak lebih keras karena skuad mereka sedang tidak dalam kondisi utuh.
Rentetan masalah datang silih berganti, mulai dari badai cedera, masalah kebugaran fisik, hingga sanksi disiplin yang memaksa sejumlah pilar utama menepi dari lapangan hijau.
Situasi tersebut tentu menjadi alarm bahaya, mengingat persaingan di papan klasemen BRI Super League 2025/26 semakin ketat dan tidak mentolerir kesalahan sekecil apa pun.
Daftar absen Persija bukan diisi nama sembarangan. Pada laga terakhir melawan Persijap Jepara awal tahun ini, tiga nama reguler terpaksa menjadi penonton.
Fabio Calonego harus menjalani hukuman kartu merah ditambah sanksi larangan dua pertandingan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Sementara itu, tembok pertahanan Jordi Amat dan Emaxwell Souza kondisinya dinyatakan tidak prima.
Belum cukup sampai di situ, kreativitas lini tengah sedikit tergerus karena Ryo Matsumura juga terkena sanksi Komdis, ditambah sang mesin gol Gustavo Almeida yang masih berjuang di ruang perawatan untuk pemulihan cedera.
Namun, di tengah krisis pemain bintang tersebut, muncul sebuah plot twist yang menyegarkan bagi The Jakmania.
Ketidakhadiran para senior justru membuka pintu kesempatan bagi talenta muda untuk unjuk gigi.
Laga melawan Persijap pada 3 Januari lalu menjadi bukti nyata bahwa Persija tidak pernah kehabisan stok pemain berbakat.
Dua produk asli binaan akademi Macan Kemayoran, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman, sukses mencuri panggung dan keluar sebagai pahlawan kemenangan.
Bermain berdampingan dengan pemain-pemain yang lebih senior, Arly dan Adit tidak terlihat canggung sedikit pun. Kontribusi mereka sangat nyata dalam kemenangan 2-0 tersebut.
Gol pertama lahir dari kecerdikan Arlyansyah. Pemain muda ini dengan cerdas membaca permainan, mencari ruang kosong di antara bek lawan, dan dengan tenang menyambut umpan matang Hanif Sjahbandi untuk menceploskan bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Persija.id