Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 01 JANUARI 2026 • 16:55 WIB

Volume Sampah Malam Tahun Baru 2026 Turun Drastis, Bukti Perayaan Lebih Sadar Lingkungan

Volume Sampah Malam Tahun Baru 2026 Turun Drastis, Bukti Perayaan Lebih Sadar LingkunganPetugas kebersihan sedang membersihkan sampah usai gelaran perayaan malam tahun baru 2026. (Folmer/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pemandangan pagi hari di Jakarta pada tanggal 1 Januari 2026 menyajikan sebuah kejutan yang menyenangkan.

Biasanya, sisa-sisa kemeriahan malam pergantian tahun identik dengan gunungan sampah yang berserakan di jalan-jalan protokol. Namun, tahun ini ceritanya berbeda. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat sebuah tren positif yang signifikan, di mana volume timbulan sampah sisa perayaan turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi, total sampah yang diangkut dari berbagai titik perayaan di Jakarta hanya mencapai 415 meter kubik atau setara dengan 91,41 ton.

Angka ini menunjukkan penurunan yang sangat tajam jika disandingkan dengan data tahun lalu yang mencapai angka 132 ton.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta 1 Januari 2026: Sambut Tahun Baru dengan Hujan Awet, Siapkan Payung Seharian!

Penurunan ini menjadi indikator awal yang baik bagi ibu kota dalam memulai tahun 2026 dengan semangat keberlanjutan dan kesadaran lingkungan yang lebih tinggi.

Di balik jalanan Jakarta yang sudah kembali kinclong menjelang matahari terbit, terdapat kerja keras ribuan personel "Pasukan Oranye" yang bergerak cepat dan terkoordinasi.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa Jakarta sudah kembali bersih berkat dedikasi para petugas yang menyisir sampah sejak malam hingga dini hari.

Armada kebersihan dikerahkan secara masif di titik-titik keramaian utama, mulai dari kawasan ikonik Bundaran HI, sepanjang Jalan Sudirman–MH Thamrin, hingga area Sarinah dan Dukuh Atas.

Pembersihan juga dilakukan secara intensif di kawasan Semanggi, SCBD, Bursa Efek Indonesia, serta area vital lainnya seperti Monas, Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, hingga kawasan Masjid Istiqlal.

Tantangan para petugas tahun ini sebenarnya cukup berat. Hujan ringan yang sempat mengguyur ibu kota serta meningkatnya jumlah pedagang kaki lima membuat proses pembersihan memiliki kendala tersendiri.

Sampah yang basah karena air hujan menempel di aspal dan memiliki bobot yang lebih berat saat diangkat.

Meskipun harus membersihkan secara manual menggunakan sapu dan pengki di tengah kondisi jalan yang basah, para personel berhasil menuntaskan misi mereka tepat waktu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Volume Sampah Malam Tahun Baru 2026 Turun Drastis, Bukti Perayaan Lebih Sadar Lingkungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!