BPBD DKI Perkuat Kapasitas Masyarakat Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem (aldi geri lumban tobing)
JAKARTA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menggelar Lomba Estafet Siaga Bencana 2025 bertajuk ‘Aksi Wanita Tangguh 2025’ di Lapangan Gulkarmat, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana di ibu kota. Lomba diikuti wanita berusia 20-55 tahun dari berbagai wilayah, untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan secara luas.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI, Mohamad Yohan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mendorong budaya sadar bencana dan meningkatkan koordinasi serta kemampuan masyarakat dalam penanganan keadaan darurat.
“Kegiatan ini memastikan masyarakat memahami langkah-langkah dasar penanganan bencana, sehingga dapat memberikan pertolongan awal dan bertindak cepat saat situasi darurat terjadi,” ujar Yohan, Jumat (21/11).
Program edukasi kebencanaan BPBD DKI meliputi pelatihan komunitas, simulasi evakuasi, peningkatan peran relawan, dan kampanye kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem. Lomba estafet terdiri dari empat pos utama, yaitu: Pos Tas Siaga Bencana, Pos Rambu Kebencanaan, Pos Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan Pos Evakuasi Korban, yang masing-masing melatih peserta mengenali perlengkapan darurat, rambu bencana, melakukan pertolongan pertama, serta evakuasi korban ke tempat aman. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketangguhan wanita Jakarta dalam menghadapi perubahan iklim dan berbagai potensi bencana.
Baca juga: Diskominfotik DKI Terima Kunjungan BPKAD Kaltim Bahas Pengelolaan PPID
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta