Pasukan Putih Merawat Lansia (Nugroho Sejati)
JAKARTA— DPRD DKI Jakarta mendukung penuh langkah Dinas Kesehatan yang kembali membuka pendaftaran untuk program Pasukan Putih.
Program ini dianggap punya peran penting, terutama dalam menjangkau para lansia dan warga yang membutuhkan perawatan di rumah.
Ketua Komisi E DPRD, Muhammad Thamrin, mengingatkan agar program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bukan sekadar hadir di atas kertas, tapi benar-benar menyentuh mereka yang selama ini luput dari perhatian—khususnya lansia di daerah padat penduduk.
“Kadang akses kesehatan terbatas bukan karena fasilitasnya nggak ada, tapi karena informasi nggak sampai ke warga. Ini yang harus kita perbaiki,” kata Thamrin, Minggu (7/9).
Ia menekankan pentingnya pendataan yang menyeluruh. Menurutnya, penempatan tim Pasukan Putih seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, bukan asal kirim tenaga medis.
Koordinasi lintas sektor juga jadi sorotan. Thamrin menyarankan agar pihak kelurahan, RT/RW, sampai puskesmas, terlibat aktif agar layanan yang diberikan tidak berhenti di awal saja, tapi berkelanjutan.
“Kalau hanya seremonial, dampaknya nggak akan terasa. Kita butuh pendekatan yang lebih manusiawi,” ujarnya. Thamrin juga menyarankan agar pelatihan untuk anggota Pasukan Putih diperkuat.
Pasalnya, mereka akan bertemu langsung dengan lansia yang punya kebutuhan fisik dan emosional berbeda-beda. Terakhir, ia meminta agar sosialisasi ke masyarakat diperluas.
Masih banyak warga, katanya, yang belum tahu soal program ini. “Intinya, Pasukan Putih bisa jadi ujung tombak perawatan lansia kalau dijalankan serius. Jakarta harus jadi kota yang ramah usia. Bukan cuma untuk yang muda,” pungkasnya.
Baca juga: Festival Mancing Pulau Sabira 2025, Hadiah Total Rp 15 Juta Siap Diperebutkan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta