Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (tengah) (HO-Bank Muamalat)
JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan penyaluran pembiayaan konsumer sebesar Rp3,4 triliun hingga akhir semester pertama tahun ini. Angka ini menjadi bagian dari total pembiayaan bank yang mencapai Rp17,5 triliun, didorong oleh penguatan bisnis pada segmen ritel.
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut tak lepas dari fokus perusahaan pada produk-produk unggulan seperti pembiayaan perjalanan ibadah haji khusus Prohajj Plus, pembiayaan multiguna, KPR iB Hijrah, serta program kepemilikan emas Solusi Emas Hijrah.
“Transformasi bisnis yang kami jalankan saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Kami ingin membangun bisnis yang tidak hanya tumbuh, tapi juga berkelanjutan dan sesuai prinsip syariah,” ujar Imam dalam keterangan tertulis.
Dari sisi pendanaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Muamalat per Juni 2025 tercatat sebesar Rp44,8 triliun.
Di saat yang sama, total aset bank mencapai Rp60,6 triliun, dengan laba sebelum pajak sebesar Rp10,8 miliar. Menghadapi paruh kedua 2025, Bank Muamalat menggelar Synergy Roadshow 2025 di lima kota besar—Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar—sebagai bagian dari strategi memperkuat koordinasi dan semangat kolaboratif di seluruh wilayah operasional.
Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
"Melalui forum bersama para pimpinan cabang dan kepala wilayah, kami sampaikan arah kebijakan serta strategi untuk memperkuat semangat hijrah menuju pertumbuhan yang diberkahi,” tambah Imam.
Lebih lanjut, Bank Muamalat juga mempertegas kembali visinya untuk menjadi “Jalan Hijrah Menuju Berkah,” dengan menginternalisasi lima simpul maqashid syariah ke dalam operasional.
Prinsip-prinsip ini mencakup penguatan keimanan, perlindungan jiwa dan lingkungan, peningkatan literasi finansial, keberlanjutan generasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: 15 Tersangka Kasus Pembunuhan Kacab Bank Terbagi dalam Beberapa Klaster
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA