Massa mengkiritik berbagai kebijakan pemerintah. (Rosa Panggabean)
JAKARTA- Senin pagi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, suasana mulai terasa tegang. Ribuan aparat kepolisian disiagakan.
Tepatnya 1.489 personel, dari berbagai satuan gabungan mulai dari Polda Metro Jaya, Polres, hingga jajaran Polsek. Mereka berjaga di titik-titik krusial, khususnya di area Silang Selatan Monas.
Tujuannya jelas: mengantisipasi kekacauan lalu lintas dan gangguan keamanan yang mungkin muncul selama aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengingatkan para peserta demo untuk tetap tertib.
“Kami minta jangan sampai orasi berubah jadi provokasi. Suarakan pendapat, tapi jangan anarkis,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa aparat di lapangan tak dibekali senjata api. Pendekatan mereka, katanya, akan tetap humanis.
Meski begitu, kalau keadaan berubah dan situasi tak bisa dikendalikan, tindakan tegas tetap akan diambil sesuai aturan. Masyarakat umum diminta menghindari area Monas sementara waktu.
Lalu lintas bisa dialihkan sewaktu-waktu, tergantung kondisi di lapangan.
Baca juga: Jakarta Barat Kerahkan 300 Petugas Bersihkan Puing Kebakaran di Tambora
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA