JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bilang, AI (kecerdasan buatan) sekarang punya peran penting buat bantu Jakarta lebih baik.
Katanya, bukan cuma transportasi umum kayak Transjabodetabek aja yang bikin macet berkurang, tapi juga teknologi kayak ITCS sistem kontrol lalu lintas pintar.
“Baru 65 titik yang pakai ITCS, tapi dampaknya udah kelihatan,” kata Pram, Kamis (24/7) di Balai Kota.
Menurut dia, Jakarta sekarang turun ke peringkat lima kota termacet di Indonesia. Dulu lebih parah. Bukan cuma soal jalanan, kata Pram, sistem-sistem birokrasi juga harus dibikin lebih efisien.
Contohnya, ngurus KLB (Koefisien Lantai Bangunan) yang dulu bisa makan waktu sampai belasan tahun, sekarang ditargetin cuma 28 hari, karena AI bantu percepat proses.
Ia juga minta jajarannya belajar dan manfaatin AI buat ngebantu kerja, bukan ditakutin.
Baca juga: Jakarta Pagi Ini Polusinya Parah Banget, Rangking 4 Terburuk di Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA