Kamis, 23 JULI 2026 • 18:55 WIB

Pramono Anung Siap Rilis Jakarta Bond, Bikin Infrastruktur Ibu Kota Makin Keren dan Maju

Author

Pemprov DKI Jakarta dalam Acara Jakarta Budget Talks (Brigitta/detik News)

JAKARTA - Warga Jakarta pastinya selalu nungguin inovasi baru yang bikin kotanya makin level up

Nah, ada kabar keren nih dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang lagi siap-siap meluncurkan instrumen keuangan baru bernama Jakarta Bond

Inovasi ini bukan cuma kebijakan biasa, tapi murni sejarah baru karena bakal jadi obligasi daerah perdana di Indonesia.

Rencana tersebut dibocorkan langsung oleh Pramono di acara Jakarta Budget Talks: Menavigasi APBD Jakarta Perkuat Kinerja Kepentingan Publik Terjaga yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (22/7/2026).

Lewat terobosan ini Pramono berharap Jakarta bisa makin bersinar di kancah internasional.

Baca juga: Pramono Anung Imbau Warga Jakarta Stop Tawuran, Fasilitas Olahraga Bakal Disiapkan Pemprov

Obligasi daerah satu ini memang dirancang khusus buat nge-cover berbagai fasilitas publik yang manfaatnya bisa langsung kamu rasain sehari-hari.

Pramono juga yakin kalau kehadiran Jakarta Bond bakal bikin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Jakarta makin sehat dan fleksibel.

"Kita mulai dengan Jakarta Bond. Mudah-mudahan subscribe-nya tinggi, maka Jakartanya menjadi lebih mendunia," ujar Pramono, dikutip detik News.

Jadwal Rilis dan Nilai Jakarta Bond yang Bikin Penasaran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pastinya udah punya perhitungan matang buat mengeksekusi program ini.

Kalau sesuai jadwal, Jakarta Bond bakal diterbitkan secara resmi pada bulan Juni 2027 mendatang.

Buat kamu yang penasaran instrumen keuangan daerah ini diproyeksikan bakal meraup dana segar sebesar Rp 3,5 triliun dengan masa tenor selama tujuh tahun.

Angka segitu dinilai sangat proporsional buat dijadiin proyek percontohan skala nasional. Pramono menjelaskan sebenarnya kapasitas finansial Jakarta jauh lebih besar dari nominal tersebut.

Tapi, berhubung ini merupakan “debut” obligasi daerah di Indonesia, nilai Rp 3,5 triliun dirasa udah paling pas.

"Kenapa Rp 3,5 triliun? Sebenarnya size-nya Jakarta itu memang jauh lebih besar dari itu. Tapi kan kita tahu bahwa ini adalah pertama kali obligasi daerah yang diluncurkan di republik ini. Dan kalau ini berhasil menjadi instrumen creative financing, saya yakin ini bisa dicontoh di daerah-daerah lain," ujarnya.

Strategi Creative Financing Biar Kas Makin Sehat

Mungkin kamu sempat mikir kenapa sih Jakarta yang cuannya alias pendapatan daerahnya udah gede banget tapi masih repot-repot nerbitin obligasi.

Nah, Pramono punya analogi yang asik banget buat ngejelasin konsep pembiayaan kreatif ini.

Ia mengibaratkan langkah tersebut seperti orang kaya raya yang sebenarnya nggak butuh pinjaman uang tapi tetap ngambil kredit demi bikin struktur keuangannya jauh lebih sehat.

"Banyak orang-orang kaya yang sebenarnya nggak perlu pinjam tetapi tetap meminjam, itu karena untuk membuat badannya lebih sehat," tuturnya.

Baca juga: Investor Serbu Obligasi Daerah DKI Jakarta Senilai Rp3,5 Triliun, Begini Tanggapan Pramono Anung

Kondisi kas daerah Jakarta sejatinya masih aman banget walaupun sempat kena dampak pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Ia juga menegaskan kalau Jakarta Bond sama sekali bukan buat nutupin defisit atau kekurangan anggaran. 

Jakarta Bond justru hadir sebagai alternatif pembiayaan kreatif biar tata kelola keuangan Pemprov DKI Jakarta makin transparan dan gampang dipantau sama publik.

Infrastruktur Publik Tetap Jadi Prioritas Utama

Satu hal yang paling penting dari hadirnya Jakarta Bond tentu aja soal kemana aliran dana fantastis itu bakal disalurkan.

Pramono menjamin seluruh hasil dari obligasi ini bakal diputar 100% buat mendanai berbagai proyek infrastruktur yang berguna buat kehidupan warga.

Fokus utama pendanaannya bakal nyasar ke percepatan pembangunan jaringan transportasi massal, seperti MRT yang pastinya bikin mobilitas kamu anti ribet.

Nggak cuma urusan jalanan, sektor kesehatan juga masuk dalam prioritas utama. Saat ini, Jakarta lagi bersiap ngebangun 2 rumah sakit bertaraf internasional biar kualitas layanan kesehatan warganya makin oke.

Salah satu lokasinya direncanakan bakal berdiri di kawasan Sumber Waras yang sekarang proses administrasinya udah dinyatakan beres.

Pada akhirnya peluncuran obligasi daerah ini jadi bukti komitmen Pemprov DKI buat terus berinovasi.

Pramono pengen banget ibu kota terus jadi trendsetter buat berbagai hal baru yang bawa dampak positif.

"Saya menginginkan bahwa Jakarta ini menjadi sesuatu yang baru dan kita mulai dengan Jakarta gitu. Dan kita mulai," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Detik News

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU