Rayakan Hari Bumi Sedunia, Pemkot Jakarta Utara dan Komunitas Lovely Hands Panen 200 Kilogram Hasil Kebun
JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan perayaan Hari Bumi yang tidak sekadar sebatas kampanye di media sosial, tetapi benar-benar terjun langsung ke kebun dan memanen ratusan kilogram sayuran sehat?
Tepat pada peringatan Hari Bumi Sedunia tahun ini, sebuah aksi nyata dan menginspirasi datang dari pesisir ibu kota.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara berkolaborasi dengan Komunitas Lovely Hands menyulap momen ini menjadi ruang inklusif dengan mengajak anak-anak berkebutuhan khusus memanen hasil bumi.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa merawat bumi bisa berjalan beriringan dengan memupuk kepedulian dan solidaritas sosial masyarakat Jakarta.
Bertempat di area asri Lovely Garden yang berlokasi di Jalan Mandor Iren, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, acara ini sukses digelar pada Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Pemkot Jaksel Keruk 36 Ribu Kubik Lumpur Kali Pesanggrahan Demi Cegah Banjir di Bintaro
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, yang turut hadir dengan antusiasme tinggi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Ia memberikan apresiasi penuh kepada Komunitas Lovely Hands atas inisiatif brilian mereka dalam merawat alam.
"Hari ini kami melihat bagaimana mereka mampu membangun ekosistem yang baik dalam merawat lingkungan. Kami juga memanen hasil kebun yang selama ini ditanam dan dirawat secara mandiri," ungkap Hendra.
Menurut Hendra, perayaan ini harus dimaknai secara lebih mendalam. Bumi adalah rumah tunggal kita yang keberlanjutannya berada di tangan penghuninya sendiri.
Ia menegaskan bahwa setiap individu, termasuk kamu, memiliki tanggung jawab krusial dalam mewujudkan lingkungan kota yang bersih, hijau, dan lestari.
"Momentum Hari Bumi ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan merawat lingkungan, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam setiap langkah," terangnya.
Lebih jauh, ia menaruh harapan agar inovasi ramah lingkungan semacam ini bisa direplikasi di berbagai sudut Jakarta Utara lainnya guna mengamankan ketahanan pangan lokal.
Di sisi lain, daya tarik utama dan esensi terdalam dari acara ini adalah keterlibatan aktif anak-anak difabel.
Ketua Komunitas Lovely Hands, Lanneke, memaparkan bahwa kegiatan di Lovely Garden memang dirancang secara khusus sebagai sarana edukasi berbasis praktik.
Tidak hanya menjadi penonton, para peserta diajak untuk menyentuh tanah secara langsung.
Mereka dilibatkan dari awal hingga akhir proses, mulai dari menanam bibit baru, memanen sayuran, hingga turut serta mengolah hasil panen tersebut untuk dikonsumsi bersama-sama.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan, sehingga anak-anak dapat berinteraksi dengan alam sekaligus merasakan manfaat dari hasil kerja mereka," tutur Lanneke.
Pendekatan semacam ini dinilai sangat efektif untuk melatih motorik anak, sekaligus mendekatkan mereka pada konsep mencintai alam sejak dini.
Baca juga: Bikin Macet Parah! Sudinhub Jakarta Utara Angkut Paksa Belasan Kendaraan di Jalan Danau Sunter
Hasil kerja keras komunitas lingkungan ini pun patut diacungi jempol. Lanneke merinci berbagai komoditas segar dan menyehatkan yang berhasil dipanen pada peringatan Hari Bumi kali ini.
Mulai dari singkong, ubi ungu, kangkung, daun bawang, kemangi, hingga cabai. Tak ketinggalan pula buah-buahan segar seperti pepaya dan pisang.
Secara keseluruhan, total panen diperkirakan menembus angka lebih dari 200 kilogram.
Seluruh hasil bumi ini kemudian langsung diolah di tempat sebagai bentuk edukasi nyata tentang pentingnya mengonsumsi pangan sehat, bersih, dan bergizi.
"Terima kasih atas dukungan Pemkot Jakarta Utara. Semoga upaya ini dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memperkuat solidaritas sosial," tandas Lanneke.
Membaca inisiatif indah dari Sunter Jaya ini tentu menyadarkan kita bahwa aksi menjaga bumi bisa dimulai dari pekarangan rumah sendiri.
Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu melakukan satu aksi nyata untuk bumi kita hari ini?
Mulailah dari langkah kecil, karena setiap tindakanmu sangat berarti bagi masa depan lingkungan Jakarta yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta