Sabtu, 07 FEBRUARI 2026 • 18:22 WIB

Awas Produk Abal-Abal! Dinkes dan BBPOM DKI Jakarta Perketat Pengawasan Obat dan Makanan demi Kesehatan Masyarakat

Author

Pertemuan antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BBPOM DKI Jakarta (Budhi Firmansyah Surapati/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernah nggak sih kamu merasa insecure saat mau mencoba skincare viral yang harganya miring banget?

Atau mungkin kamu sering was-was saat jajan makanan kekinian di pinggir jalan, takut kalau-kalau bahan yang dipakai nggak aman buat tubuh?

Kekhawatiran kamu itu valid banget, lho. Di era serba cepat ini, peredaran produk ilegal atau makanan yang tidak higienis memang jadi musuh bersama.

Kabar baiknya, otoritas kesehatan di Jakarta nggak tinggal diam. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta baru saja mempererat "genggaman tangan" dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta.

Langkah ini diambil bukan cuma sebagai formalitas, tapi sebagai upaya nyata buat jagain kamu dan seluruh warga Jakarta dari risiko kesehatan akibat produk yang nggak jelas asal-usulnya.

Baca juga: Kasus DBD Mulai Naik, Dinkes DKI Jakarta Perketat Pengawasan Jentik di Musim Hujan

Pada pertemuan strategis yang berlangsung Jumat (6/2/2026) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan komitmen penuh pihaknya.

Ani menyambut baik inisiatif untuk memperkuat kolaborasi yang sebenarnya sudah terjalin, namun kini levelnya dinaikkan menjadi lebih intensif.

"Kami selalu siap berkolaborasi serta bersinergi memastikan pembinaan serta pengawasan obat dan makanan di Jakarta sesuai ketentuan berlaku," ujar Ani.

Pernyataan ini menjadi angin segar buat kita semua. Artinya, pengawasan di lapangan bakal lebih ketat.

Jadi, celah bagi oknum nakal yang mau mengedarkan obat palsu atau makanan berbahaya di wilayah Jakarta bakal semakin sempit.

Mungkin kamu bertanya-tanya, "Terus, apa ngaruhnya buat aku?"

Nah, Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, membocorkan beberapa agenda penting yang dibahas bareng Dinkes DKI.

Bukan cuma soal razia pasar, tapi menyangkut isu kesehatan jangka panjang yang krusial banget buat generasi muda.

Pengawasan Jalur Distribusi Obat untuk memastikan sarana distribusi seperti apotek dan fasilitas kesehatan mematuhi aturan ketat agar obat yang sampai ke tangan masyarakat dijamin asli dan berkualitas. 

Aktivasi Tim Koordinasi (TKPPOM) Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan untuk penanganan kasus yang lebih cepat.

Perang Melawan Resistensi Antimikroba (AMR) dengan fokus pada pengendalian penggunaan antibiotik sembarangan agar obat-obatan tetap ampuh di masa depan, serta Pengawalan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan program pemerintah ini membagikan makanan yang benar-benar bernutrisi dan aman dikonsumsi, bukan hanya mengenyangkan.

Respon Cepat Kasus Keracunan Pangan Penanganan kasus keracunan pangan di Jakarta akan dibuat lebih sistematis.

Jadi, jika terjadi kejadian luar biasa akibat makanan, penanganannya bisa gerak cepat dan tepat sasaran.

Baca juga: Peduli Lingkungan, BBPOM Jakarta Canangkan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon demi Masa Depan Ekosistem yang Lebih Sehat

Sofiyani Chandrawati Anwar juga memberikan apresiasi tinggi atas koordinasi yang selama ini sudah berjalan smooth dengan jajaran Dinas Kesehatan.

Menurutnya, tantangan kesehatan di kota metropolitan seperti Jakarta itu kompleks banget. Tanpa kolaborasi, pengawasan nggak bakal maksimal.

"Melalui penguatan kolaborasi dan kerja sama ini tentunya akan semakin mengefektifkan pengawasan obat dan makanan di Jakarta," jelas Sofi.

Harapan besarnya adalah terciptanya ekosistem kesehatan yang aman. Koordinasi ini dirancang untuk menjadi benteng pertahanan yang melindungi masyarakat dari produk berisiko.

Bagi generasi muda yang aktif dan kritis, jaminan keamanan ini penting banget supaya kamu bisa bebas beraktivitas, berkarya, dan mengkonsumsi produk apapun tanpa rasa takut.

Meskipun Dinkes DKI dan BBPOM Jakarta sudah bekerja keras memperketat pengawasan, peran serta kamu sebagai konsumen juga nggak kalah penting.

Jangan sampai kamu jadi korban karena kurang teliti. Sinergi pemerintah akan jauh lebih sukses kalau didukung oleh warganya yang smart.

Pastikan kamu selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli produk obat atau makanan kemasan, yang meliputi pengecekan kemasan untuk memastikan kondisinya baik, tidak penyok atau robek.

Tak lupa juga membaca informasi pada Label dengan teliti; memastikan produk memiliki izin edar resmi dari BPOM  dan mengecek tanggal kadaluwarsa, jangan sampai lewat sehari pun.

Baca juga: Dinkes DKI Minta Warga Tidak Panik Terkait Temuan Mikroplastik di Air Hujan

Kesehatan itu investasi paling mahal, Bestie. Mari dukung langkah Dinkes dan BBPOM Jakarta dengan menjadi konsumen yang lebih peduli dan teliti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU