Komisi E DPRD DKI Jakarta, KH M Subki (Fakhrizal Fahri/Berita Jakarta)
JAKARTA - Kesehatan pastinya selalu jadi isu buat kehidupan warga ibu kota. Memasuki paruh kedua tahun ini, perbincangan soal rencana rancangan keuangan buat tahun depan udah mulai digulirkan oleh para pemangku kebijakan di pemerintahan.
Nah, buat kamu yang tinggal di wilayah Jakarta, ada kabar baik nih terkait rencana pengembangan fasilitas medis dari pemerintah daerah.
Belum lama ini, Komisi E DPRD DKI Jakarta baru aja menggelar agenda rapat kerja yang penting banget bareng perwakilan Dinas Kesehatan.
Agenda utamanya membahas secara mendalam soal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) untuk Tahun Anggaran 2027.
Dalam rapat evaluasi dan perencanaan tersebut, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, menyampaikan pandangannya soal proyeksi anggaran tahun depan.
Baca juga: Program Sekolah Swasta Gratis DKI Jakarta Resmi Disahkan, Komisi E DPRD: Lapor Jika Ada Pungli!
Ia menyebut kalau secara umum nggak ada perubahan yang terlalu drastis atau signifikan dalam draf penyusunan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027 mendatang.
Fokus utama dari seluruh jajaran dewan saat ini adalah memastikan kualitas pelayanan kesehatan buat seluruh lapisan masyarakat tetap terjaga kelangsungannya dan bisa beroperasi secara maksimal.
Bahkan, pihak legislatif berharap standar pelayanan tersebut bisa terus ditingkatkan demi kenyamanan publik di berbagai fasilitas pengobatan milik pemerintah.
"Sepertinya tidak terlalu banyak perubahan, tapi kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di DKI Jakarta tetap bisa dipertahankan dengan baik. Syukur kalau yang berkaitan dengan masyarakat langsung bisa mendapatkan peningkatan," ujar Subki, dikutip Berita Jakarta.
Proses pembahasan draf anggaran 2027 ini juga ngeluarin sejumlah catatan penting yang dievaluasi langsung oleh Komisi E.
Salah satu sorotan utamanya adalah instruksi buat ningkatin layanan operasional di berbagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tersebar luas di seluruh penjuru Jakarta.
Subki memberikan contoh dengan menghadirkan program inovatif dari pihak rumah sakit, seperti layanan pengantaran obat secara langsung ke rumah pasien.
Terobosan seperti ini sangat ngebantu dan meringankan mobilitas warga, terutama para lansia yang sering kesulitan kalau harus ngantre terlalu lama di loket apotek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta