Suasana Libur Lebaran 1447 H di Taman Margasatwa Ragunan (Andri Widiyanto/Berita Jakarta)
JAKARTA - Momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah selalu menjadi waktu yang paling dinanti oleh warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk berkumpul bersama keluarga tercinta setelah sebulan penuh berpuasa.
Ketika hingar-bingar mal atau pusat perbelanjaan modern mulai terasa membosankan, wisata alam terbuka di tengah hiruk-pikuk kota metropolis menjadi alternatif utama untuk menyegarkan pikiran.
Tahun ini, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan kembali membuktikan eksistensinya sebagai destinasi wisata primadona yang tak lekang oleh waktu.
Ribuan keluarga berbondong-bondong datang dari berbagai penjuru daerah, membawa tikar dan bekal makanan, untuk menikmati kesejukan area hijau sekaligus mengenalkan satwa kepada anak-anak mereka.
Menariknya, antusiasme masyarakat pada musim libur Lebaran tahun 2026 ini bukanlah isapan jempol belaka.
Fakta di lapangan secara gamblang menunjukkan bahwa jumlah pengunjung yang hadir sukses melampaui target yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola.
Sebagai salah satu tempat rekreasi paling terjangkau di ibu kota, pengelola Taman Margasatwa Ragunan sebenarnya sudah melakukan prediksi dan persiapan matang jauh-jauh hari.
Mereka telah menetapkan target kunjungan sebanyak 400.000 wisatawan selama periode libur Lebaran yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 29 Maret 2026.
Namun, realitas di lapangan ternyata jauh lebih meriah. Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang, mengonfirmasi bahwa total pengunjung yang tercatat selama delapan hari tersebut menyentuh angka fantastis, yakni 421.869 orang.
"Kami memprediksi sekitar 400.000 pengunjung selama periode 22-29 Maret 2026, namun hingga akhir masa libur Lebaran jumlahnya sukses melampaui target," ujar Wahyudi Bambang saat memberikan keterangan pada hari Senin (30/3/2026).
Pencapaian ini menjadi indikator positif bahwa wisata edukasi ruang terbuka masih sangat diminati oleh masyarakat urban.
Jika dibedah lebih rinci, pergerakan massa yang memasuki kawasan ini menunjukkan tren yang sangat dinamis setiap harinya.
Gelombang kedatangan paling masif justru terjadi pada awal masa liburan. Pada tanggal 22 Maret, kebun binatang ini diserbu oleh 72.311 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta