JAKARTA - Bagi warga Jakarta yang rutin memanfaatkan sarana transportasi umum, kehadiran MRT tentu sudah sangat akrab dalam aktivitas sehari-hari.
Moda kereta layang dan bawah tanah yang populer dengan nama Ratangga ini senantiasa diandalkan untuk membelah kemacetan kota yang padat.
Namun, di tengah rutinitas perjalanan kamu, adakah yang menyadari sebuah pemandangan baru di salah satu stasiun ujungnya?
Stasiun MRT Lebak Bulus kini tampil dengan wajah baru, melepaskan nama perusahaan transportasi online yang telah melekat bersamanya selama beberapa tahun terakhir.
Peralihan hak penamaan (naming rights) stasiun pemungkas ini tentu mengundang tanya di kalangan penumpang reguler.
Di balik itu semua, praktik komersialisasi nama stasiun sebenarnya merupakan strategi bisnis cerdas yang diterapkan pihak pengelola MRT Jakarta demi mendongkrak pendapatan non-tiket.
Sejarah Awal Penamaan Bersama Grab
Sejarah penting tercatat pada Maret 2019 saat Grab, sebuah perusahaan teknologi terkemuka, secara resmi mengakuisisi hak penamaan Stasiun MRT Lebak Bulus.
Melansir laman IDX Channel, nilai kontrak fantastis yang disepakati untuk kesepakatan bisnis ini mencapai 33 miliar rupiah.
Berkat investasi besar tersebut, mereka memiliki hak penuh untuk menyematkan jenama resmi "Lebak Bulus Grab" sejak awal operasional komersial MRT Jakarta.
Selain penyematan nama di papan informasi stasiun, kerja sama ini juga menghadirkan fasilitas penunjang berupa halte khusus ojek online (ojol) yang sangat mendukung pergerakan penumpang.
Letaknya yang strategis di dekat gerbang masuk stasiun mempermudah sekaligus menjamin kenyamanan kamu saat memesan transportasi lanjutan.
Meski begitu, kemitraan komersial ini terikat oleh durasi kontrak yang telah disepakati. Usai berjalan kurang lebih selama 70 bulan terhitung dari penandatanganan kesepakatan awal, Grab memutuskan untuk menyudahi kontrak hak penamaan tersebut.
Dampaknya, identitas stasiun sempat dinetralisasi kembali menjadi Stasiun Lebak Bulus sembari menunggu hadirnya korporasi baru yang berminat membeli hak penamaan tersebut.
BSI Resmi Mengambil Alih Hak Penamaan
Setelah sekian lama tak memiliki nama komersial, stasiun strategis ini akhirnya resmi berganti nama pada Desember 2025 menjadi Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia.
Perubahan identitas ini terjadi setelah Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi membeli hak penamaan stasiun tersebut.
Keputusan korporasi ini didasari oleh pertimbangan yang matang. Manajemen BSI menilai stasiun MRT memiliki potensi besar sebagai ruang publik untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat urban Jakarta.
Di samping mengedukasi masyarakat seputar ekonomi syariah, langkah ini juga menjadi bukti nyata kontribusi BSI dalam mendukung sistem transportasi publik modern yang bersih serta ramah lingkungan.
Komitmen terhadap lingkungan ini sangat sejalan dengan konsep “hifdzu al-bi'ah”, yakni pedoman dalam ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan hidup.
Baca juga: Promo Spesial HUT Jakarta ke-499: Naik MRT Cuma Bayar Rp 1 Aja, Cek Tanggal Lengkapnya!
Melalui ajakan bagi masyarakat untuk beralih ke transportasi massal bebas emisi seperti MRT, BSI berharap dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan konsep kota cerdas sekaligus menciptakan masa depan kehidupan urban yang berkelanjutan.
Wajah Baru Stasiun Lebak Bulus Saat Ini
Area stasiun mengalami banyak penyegaran berkat adanya kerja sama hak penamaan antara MRT Jakarta dan BSI.
Penyematan jenama pada bangunan utama stasiun serta berbagai papan petunjuk arah bagi penumpang menjadi bagian dari kesepakatan strategis ini.
Menariknya, BSI juga memperkenalkan sonic brand atau merek suara khusus yang unik di telinga.
Lantunan jingle khas BSI ini dapat kamu dengar dengan jelas setiap kali rangkaian kereta Ratangga bersiap memasuki area peron stasiun.
Seluruh penumpang setia MRT Jakarta tentu mendapatkan pengalaman sensorik yang sangat segar melalui inovasi audio tersebut.
BSI turut membuka gerai khusus tepat di dalam area lalu lalang stasiun sebagai tambahan nilai edukasi di masa awal kerja sama.
Sarana promosi interaktif yang bermanfaat menjadi tujuan dari kehadiran gerai modern ini. Kamu bisa memperoleh beragam informasi mendalam di sana mengenai layanan produk perbankan syariah unggulan yang mereka tawarkan.
Penumpang yang sedang bersantai menunggu kereta dapat memanfaatkannya untuk berkonsultasi secara langsung seputar langkah perencanaan keuangan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IDX Channel