Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 26 JANUARI 2026 • 11:08 WIB

Misteri Sejarah Pulau Onrust di Kepulauan Seribu: Mengapa Dijuluki sebagai "Pulau Kapal"?

Misteri Sejarah Pulau Onrust di Kepulauan Seribu: Mengapa Dijuluki sebagai Pulau Kapal ?Pulau Onrust di Kepulauan Seribu, Jakarta (pulauseribu.co.id)

JAKARTA - Kepulauan Seribu sering kali identik dengan pasir putih, air jernih, dan liburan santai di akhir pekan.

Namun, di balik keindahan gugusan pulau di Teluk Jakarta tersebut, tersimpan satu pulau yang memegang memori kelam sekaligus kejayaan masa lalu Nusantara.

Pulau itu adalah Pulau Onrust. Jika kamu adalah penggemar wisata sejarah atau sekadar ingin tahu tentang jejak kolonial di Jakarta, pulau ini menawarkan cerita yang jauh lebih dalam daripada sekadar pemandangan laut.

Sejarah Pulau Onrust adalah cermin dari hiruk-pikuk aktivitas perdagangan rempah hingga tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di tanah air.

Nama "Onrust" sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti "Tidak Pernah Beristirahat" atau Unrest dalam bahasa Inggris.

Baca juga: Wisata Alun-Alun Plaza Kabupaten di Kepulauan Seribu: Ikon Baru Pulau Pramuka yang Wajib Kamu Kunjungi

Penamaan ini bukan tanpa alasan. Pada masa jayanya, aktivitas di pulau ini berlangsung selama 24 jam tanpa henti.

Kesibukan para pekerja galangan kapal, bongkar muat barang, hingga hilir mudik tentara membuat pulau ini seolah tidak pernah tidur.

Bagi penduduk lokal pada masa itu, nama Belanda mungkin terdengar asing atau sulit diucapkan. Oleh karena itu, masyarakat pribumi lebih sering menyebutnya sebagai "Pulau Kapal".

Julukan ini muncul karena banyaknya kapal-kapal besar milik VOC yang bersandar di dermaga pulau tersebut untuk melakukan perbaikan atau mengisi perbekalan sebelum melanjutkan pelayaran panjang menuju Eropa atau wilayah Asia lainnya.

Sebelum kedatangan bangsa Eropa, Pulau Onrust hanyalah sebuah pulau kosong yang sesekali disinggahi oleh nelayan lokal.

Namun, potensi strategis pulau ini segera disadari oleh Vereenigde Oostindische Compagnie atau yang biasa kita kenal sebagai VOC.

Letaknya yang berada di pintu masuk Teluk Jakarta menjadikannya benteng pertahanan sekaligus pusat logistik yang ideal untuk melindungi kota Batavia. 

Transformasi besar-besaran dimulai pada abad ke-17, di mana VOC mengubah wajah pulau yang tadinya sunyi menjadi sebuah kawasan industri maritim yang sangat modern pada zamannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Misteri Sejarah Pulau Onrust di Kepulauan Seribu: Mengapa Dijuluki sebagai "Pulau Kapal"?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!