Senin, 27 JULI 2026 • 19:30 WIB

Toto Wolff Murka Usai Kekacauan GP Hungaria, Sindir Insinyur Tim Rival seperti "Teletubbies"

Author

Bos Tim Mercedes F1, Toto Wolff (XPB Images via Crash.net)

JAKARTA - Grand Prix (GP) Hungaria pada Minggu (26/7/2026) kemarin tak hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga memunculkan kontroversi akibat gangguan sistem bendera biru (blue flag) milik FIA.

Kerusakan tersebut membuat jalannya balapan sempat kacau dan memicu kemarahan bos Mercedes, Toto Wolff, yang bahkan menyindir insinyur tim rival dengan sebutan "Teletubbies".

Insiden ini tak hanya mempengaruhi jalannya balapan, tetapi juga merugikan sejumlah pembalap yang tengah bertarung memperebutkan posisi penting.

Masalah bermula ketika sistem elektronik FIA yang mengatur peringatan blue flag mendadak mengalami gangguan.

Kondisi tersebut memaksa petugas balapan kembali menggunakan sistem manual dengan mengandalkan kibaran bendera dari marshal di tepi lintasan serta komunikasi melalui radio tim.

Baca juga: Usai Hadapi Latihan Bebas yang Sulit, Oscar Piastri Pede dengan Upgrade Baru McLaren di GP Hungaria

Namun, sistem manual ternyata tak seefektif yang diharapkan. Beberapa mobil yang sudah tertinggal satu putaran terlambat memberikan jalan kepada pembalap yang sedang bertarung.

Salah satu insiden yang paling disorot melibatkan Oscar Piastri dan Carlos Sainz Jr. Saat Piastri mencoba melakukan overlap pembalap Williams itu, miskomunikasi membuat keduanya bersenggolan dan memicu kerugian bagi kubu McLaren.

Dampak gangguan tersebut juga dirasakan Mercedes. Menjelang akhir balapan, Andrea Kimi Antonelli beberapa kali tertahan di belakang mobil yang sudah tertinggal satu putaran ketika sedang mengejar Lewis Hamilton dalam perebutan posisi ketiga.

Situasi itu membuat Toto Wolff kehilangan kesabaran. Dilansir Sky Sports F1, bos Mercedes itu menilai sejumlah tim gagal memberikan informasi yang tepat kepada pembalap mereka sehingga menciptakan kekacauan di lintasan.

Bahkan, Wolff melontarkan sindiran pedas dengan menyebut para insinyur tim rival seperti "Teletubbies" karena dianggap hanya diam di pit wall tanpa memberikan instruksi yang dibutuhkan.

"Ini sama sekali tidak bisa diterima dan kerja kami juga belum cukup bagus," ujar Wolff.

Menurutnya, gangguan sistem memang berada di luar kendali tim, tetapi komunikasi melalui radio seharusnya tetap mampu meminimalkan dampak yang terjadi.

"Sungguh memalukan melihat insinyur Teletubbies ini duduk santai di pit wall tanpa memberi tahu pembalap apa yang terjadi di belakang. Saya merasa sangat tidak puas dengan semua situasi ini," tegasnya.

Usai insiden tersebut, Carlos Sainz dijatuhi hukuman penalti oleh steward. Meski demikian, pembalap Williams itu merasa keputusan tersebut seharusnya mempertimbangkan gangguan sistem blue flag FIA yang menjadi penyebab awal kekacauan.

Di sisi lain, Oscar Piastri merasa keberatan dengan hal tersebut. Pembalap McLaren itu menilai Sainz kurang memperhatikan situasi di sekitarnya, meski sistem elektronik sedang bermasalah.

"Ya, saya tahu ada masalah bendera biru, tetapi instruksi marshal sangat jelas. Saya berada tepat di belakangnya, saya tidak percaya hal itu terjadi. Ditabrak oleh mobil yang tertinggal satu putaran bukanlah hal yang kamu harapkan bisa menghancurkan balapanmu," ujar Piastri.

Menurutnya, alasan kurangnya informasi dari tim tidak bisa dijadikan pembenaran atas insiden tersebut.

Ia bahkan menilai Sainz terlalu fokus bertarung dengan Fernando Alonso hingga mengabaikan keberadaan mobil di belakangnya.

Baca juga: Bawa 16 Upgrade Jelang GP Hungaria, Mampukah Aston Martin Bangkit dari Keterpurukan?

"Dia sibuk bertarung melawan Fernando (Alonso) layaknya memperebutkan gelar juara dunia. Kelakuannya membuat saya kehilangan posisi terdepan. Dia sering mengkritik pembalap lain sebelumnya. Saat kamu yang melakukan hal semacam ini, saya rasa kamu harus mulai bercermin," katanya.

Kejadian di GP Hungaria menjadi pengingat bahwa sistem komunikasi dan perangkat elektronik memiliki peran yang sangat krusial di F1. 

Ketika teknologi mengalami gangguan, koordinasi antara tim, marshal, dan pembalap menjadi faktor utama untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan jalannya balapan tetap berlangsung secara adil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sky Sports F1

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU