JAKARTA - Sebuah tragedi mencekam nyaris menimpa seorang warga lanjut usia dan cucunya yang sedang asyik menikmati udara segar sambil berolahraga di momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta.
Beruntung, aksi penjambretan menggunakan senjata tajam di kawasan Rasuna Said tersebut berhasil digagalkan.
Aksi penyelamatan heroik ini dilakukan oleh empat personel tangguh dari Dinas Perhubungan yang dengan luar biasa sigap bertindak di jalan raya.
Berkat dedikasi tanpa batas tersebut, mereka langsung dianugerahi penghargaan bergengsi oleh pihak pimpinan pada Senin (20/7/2026).
Melampaui Tugas Rutin dan Dedikasi Personel Dishub DKI Jakarta
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, kepada empat anggota Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
Baca juga: CFD Rasuna Said Makin Seru! Ada Ondel-Ondel dan Mainan Tradisional yang Siap Bikin Kamu Nostalgia
Rasa bangga tersebut didasarkan atas aksi penyelamatan seorang lansia beserta cucunya dari ancaman kejahatan jalanan.
Budi menilai tindakan ini menjadi bukti nyata bahwa fungsi petugas di jalan raya tidak terbatas pada pengaturan arus lalu lintas kendaraan semata, melainkan juga berperan penting dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beraktivitas.
Kepedulian humanis semacam ini bukan kali pertama ditunjukkan oleh jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Sebelumnya, seorang personel di kawasan Jakarta Utara juga mendapatkan penghargaan serupa karena kejujurannya mengembalikan ponsel milik pengemudi ojek online (ojol) yang terjatuh di jalan.
Menurutnya, esensi dari pengabdian seorang pelayan publik tidak sepatutnya hanya diukur berdasarkan kewenangan formal atau sekadar menuntaskan tugas pokok, melainkan dari manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Kronologi Penangkapan Pelaku Penjambretan di Rasuna Said
Saat bertugas mengamankan area Jalan Paturunan Masjid Raya di kawasan HR Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi pada momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Nahrawi beserta rekannya sesama petugas dikejutkan oleh teriakan histeris warga.
Suara kepanikan tersebut bersumber dari masyarakat yang baru saja menjadi korban penjambretan.
Mengikuti insting kepedulian yang spontan bekerja, Nahrawi langsung bersiap mengambil tindakan bersama timnya.
Dua orang pelaku penjambretan yang berupaya melarikan diri justru memacu kendaraannya ke arah posisi para petugas berjaga.
Melihat situasi tersebut, para personel dengan penuh kesigapan luar biasa melakukan tindakan berani guna menghadang laju motor pelaku.
Upaya nekat tersebut membuahkan hasil lantaran kendaraan penjahat itu kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh.
Walaupun salah satu pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan petugas serta warga sekitar, satu pelaku utama sukses diringkus di lokasi kejadian tanpa perlawanan berarti.
Sejumlah barang bukti penting berhasil diamankan oleh tim di lapangan dari tangan pelaku yang tertangkap, meliputi tiga unit telepon seluler, sebilah celurit tajam, serta satu unit sepeda motor yang dipakai untuk melancarkan aksinya.
Baca juga: Bikin Macet Parah! Sudinhub Jakarta Utara Angkut Paksa Belasan Kendaraan di Jalan Danau Sunter
Nahrawi dan kawan-kawan lantas menyerahkan pelaku beserta seluruh barang bukti ke pihak kepolisian terdekat untuk diproses secara hukum.
Ia mengaku sangat bersyukur dapat menolong masyarakat dari bahaya sekaligus menunaikan tugas dengan baik, serta menegaskan kesiapannya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik di mana pun ditugaskan sesuai instruksi pimpinan.
Langkah Nyata Melindungi Warga dan Meraih Simpati Masyarakat
Keamanan di area terbuka hanya bisa terwujud melalui kepedulian kolektif, sebagaimana dibuktikan oleh keteguhan Nahrawi beserta timnya.
Semangat dedikasi dan ketulusan ini diharapkan oleh Budi Awaluddin dapat menginspirasi seluruh personel di area tugas masing-masing.
Budi pun mengimbau jajarannya agar senantiasa memberikan performa terbaik demi mengimplementasikan visi lembaga yang berkomitmen mendampingi publik.
Pada dasarnya, kepuasan masyarakat tidak sekadar ditentukan oleh kemajuan pembangunan fisik kota.
Kehadiran petugas yang turun tangan secara langsung untuk mengayomi terbukti lebih ampuh dalam menumbuhkan rasa percaya warga.
Fondasi utama bagi terwujudnya wilayah urban yang aman dan nyaman terletak pada figur pelindung yang tanggap, jujur, serta berdedikasi tinggi.
Tentu menjadi harapan bersama agar sosok-sosok berjasa tanpa pamrih ini terus bertambah demi mengawal ketertiban di penjuru Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta