Kamis, 28 MEI 2026 • 17:26 WIB

Pasar Induk Kramat Jati Bagikan 6.000 Paket Daging Kurban Pakai Besek Bambu

Author

Pembagian Daging Kurban di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan pembagian daging kurban yang nggak cuma membawa berkah, tapi juga ramah lingkungan?

Nah, vibes positif ini baru saja datang dari kawasan Jakarta Timur. Tepat pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026), Pasar Induk Kramat Jati kembali menggelar kegiatan pemotongan dan distribusi hewan kurban.

Kerennya lagi, sebanyak 6.000 paket daging kurban sukses dibagikan kepada para mustahik tanpa menggunakan kantong plastik sama sekali, melainkan dikemas rapi menggunakan besek bambu yang estetik dan eco-friendly!

Langkah ini jelas jadi contoh nyata bagaimana tradisi keagamaan bisa berjalan harmonis dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tahun ini, antusiasme untuk berbagi kebaikan di lingkungan pasar induk ternyata makin tinggi.

Baca juga: Libur Idul Adha 1447 H, Lebih dari 32 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Wisata Ancol Jakarta

Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, mengonfirmasi bahwa jumlah hewan kurban yang disembelih pada Iduladha kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun ini terdapat 33 ekor sapi dan 15 kambing yang dikurbankan di sini. Kalau kita flashback, tahun lalu jumlahnya hanya 27 ekor sapi dan 13 ekor kambing," ujar Agus.

Peningkatan ini tentu nggak lepas dari semangat gotong royong yang kuat. Agus menjelaskan bahwa hewan-hewan kurban berkualitas tersebut bukan cuma berasal dari satu sumber tunggal.

Pengadaan hewan kurban ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari mitra pengembang, pihak perbankan, para pedagang yang sehari-hari mencari nafkah di pasar, pengelola pasar induk, hingga berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.

Solidaritas dari berbagai kalangan inilah yang membuat kuota daging kurban tahun ini makin melimpah ruah.

Lalu, ke mana saja daging sebanyak itu disalurkan? Panitia kurban ternyata sudah memikirkan strategi distribusi yang matang dengan menyiapkan sekitar 6.000 kupon.

Ketua Panitia Kurban Pasar Induk Kramat Jati, Muhammad Cholil, menuturkan bahwa fokus utama pembagian daging ini adalah para pekerja harian dan warga sekitar pasar yang memang sangat membutuhkan uluran tangan.

"Penerima daging kurban di antaranya adalah buruh pengupas bawang, petugas kebersihan, marbot masjid, petugas keamanan, juru parkir, dan pastinya masyarakat sekitar kawasan Pasar Induk Kramat Jati," ungkap Cholil.

Kita semua tahu kalau acara pembagian daging berskala besar sering kali rawan ricuh atau berdesak-desakan.

Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut dan memastikan proses distribusi berjalan tertib, panitia nggak mau kecolongan. 

Mereka menerjunkan sebanyak 45 personel petugas keamanan pasar yang juga dibantu langsung oleh aparat kepolisian setempat. 

Berkat pengamanan ekstra ini, para penerima kupon bisa mengantre dengan tenang dan nyaman.

Bagi sebagian besar orang, momen Idul Adha adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk bisa menikmati hidangan daging lezat bersama keluarga di rumah. 

Baca juga: Idul Adha 2026: Pesan Penting DPRD DKI Jakarta Soal Kesehatan dan Sampah Kantong Plastik

Kebahagiaan ini sangat dirasakan oleh Indun (41), salah satu mustahik yang sehari-harinya bekerja keras mencari nafkah sebagai pengupas bawang di area pasar tersebut.

Raut wajah bahagia sungguh nggak bisa disembunyikan oleh Indun saat menerima besek bambu berisi daging segar.

Perempuan tangguh ini mengaku sangat bersyukur karena kembali mendapatkan jatah daging kurban tahun ini.

Menurutnya, inisiatif pembagian daging kurban yang secara rutin diadakan oleh pengelola Pasar Induk Kramat Jati setiap tahunnya ini sangat krusial dan luar biasa membantu warga kurang mampu.

"Terima kasih banget kepada semua pihak yang sudah berkurban dan juga untuk Pasar Induk Kramat Jati. Alhamdulillah, berkat bantuan ini kami juga bisa menikmati masakan daging kurban seperti orang-orang lain," tandas Indun.

Inisiatif kolaboratif yang diusung oleh Pasar Induk Kramat Jati ini membuktikan bahwa semangat berbagi di hari raya bisa dilakukan dengan cara yang tertib, tepat sasaran, dan pastinya ramah bumi.

Bagaimana menurut kamu, penggunaan bungkus besek bambu ini inovasi yang layak banget buat ditiru panitia kurban di daerah lain, kan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU