Penambalan Jalan di Jembatan Kali Sunter, Cipayung, Jakarta Timur (Nurito/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan sedang asyik berkendara menembus rutinitas pagi, lalu tiba-tiba dihadapkan pada aspal berlubang dalam yang siap mengancam nyawa?
Bagi kamu warga komuter yang setiap hari harus berjibaku di jalanan, melintasi rute perbatasan pastinya menuntut kewaspadaan tingkat tinggi.
Itulah situasi mencekam yang baru saja menghantui para pelintas di kawasan Jakarta Timur. Sebuah insiden jalan amblas terjadi tepat di Jembatan Kali Sunter, Jalan Kampung Kramat, RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung.
Menyadari bahaya nyata yang mengintai, Pasukan Kuning dari Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur langsung bermanuver cepat pada Kamis (26/2/2026) ini.
Langkah sigap mereka menambal lubang menganga tersebut tidak hanya mengamankan warga lokal, tetapi juga menyelamatkan ribuan komuter yang menggantungkan mobilitasnya pada urat nadi penghubung antara Jakarta dan Bekasi.
Kondisi infrastruktur yang mendadak rusak tentu bukan perkara sepele, apalagi jika menyangkut jalur sibuk ibu kota.
Jalan amblas di Jembatan Kali Sunter ini bukan sekadar lubang kecil biasa, melainkan penurunan permukaan jalan dengan tingkat kedalaman yang sangat mengkhawatirkan.
Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, membenarkan bahwa kerusakan yang terjadi membutuhkan intervensi darurat sesegera mungkin.
Menurut penjelasan Benhard, kedalaman jalan yang amblas mencapai kisaran 20 hingga 30 sentimeter.
Bagi pengendara roda dua, lubang sedalam itu ibarat jebakan mematikan yang bisa memicu kecelakaan fatal, sementara bagi pengemudi mobil, risiko kerusakan parah pada suspensi kendaraan sudah menanti di depan mata.
Oleh karena itu, langkah perbaikan harus dieksekusi hari ini juga untuk menghindari jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material dari masyarakat yang melintas.
Demi merespons aduan dan pantauan lapangan tersebut, Sudin Bina Marga Jakarta Timur mengerahkan kekuatan penuh.
Proses perbaikan jalan yang rusak parah ini tidak dikerjakan setengah-setengah. Sebanyak 12 personel Pasukan Kuning gabungan, yang ditarik dari tingkat kota maupun tingkat Kecamatan Cipayung, diterjunkan langsung ke titik lokasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta