LRT Jakarta (Nugroho Sejati/Berita Jakarta)
JAKARTA - Ramadhan segera tiba! Buat kamu anak kereta (anker) di ibu kota yang mobilitasnya tinggi, membayangkan terjebak di perjalanan komuter saat adzan Magrib berkumandang sering kali bikin waswas.
Apalagi, jam pulang kantor hampir selalu bertepatan dengan momen berbuka.
Tapi jangan khawatir, tahun ini PT LRT Jakarta membawa kabar gembira yang pastinya bikin perjalananmu makin tenang.
Selama bulan suci Ramadhan 2026, kamu secara resmi diizinkan untuk membatalkan puasa langsung di dalam gerbong kereta.
Kebijakan ini tentu menjadi angin segar agar ibadah puasamu tetap afdal tanpa harus panik mencari air minum atau terburu-buru turun di stasiun tujuan.
Baca juga: Catat! Disdik DKI Jakarta Ubah Jam Sekolah Selama Ramadhan, Siswa Boleh Pulang Jam 2 Siang
Tentu saja, memberikan kelonggaran bukan berarti bebas tanpa aturan demi menjaga kenyamanan bersama di fasilitas publik.
Manajemen LRT Jakarta menetapkan batas waktu khusus bagi penumpang yang ingin berbuka puasa di dalam kereta, yakni maksimal hingga sepuluh menit setelah adzan Magrib berkumandang.
Waktu sepuluh menit ini dinilai sangat cukup untuk sekadar minum air putih, makan kurma, atau menikmati camilan kecil sebagai syarat utama membatalkan puasa.
Sebagai contoh penerapan, kamu diperbolehkan membawa sebotol air mineral dan sepotong roti.
Namun, demi menjaga sirkulasi udara di dalam ruang kereta yang tertutup dan ber-AC, kamu sangat dilarang mengonsumsi makanan berat atau jajanan dengan aroma yang menyengat.
Hindari membuka bekal makanan berkuah, nasi berlauk tajam, atau gorengan berbau menyengat selama perjalanan berlangsung.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, pada Kamis (19/2/2026), menjelaskan bahwa langkah proaktif ini diambil untuk mengoptimalkan pelayanan selama bulan puasa tanpa mengorbankan keamanan perjalanan penumpang lain.
"Penumpang dapat berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan atau minuman ringan, namun kami mengimbau untuk tidak mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat," ujar Sheila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta