Monumen Nasional (Monas) (Affan Fadhlan/Unsplash)
JAKARTA - Pernah nggak sih kamu ngebayangin gimana rupa Jakarta sebelum dipenuhi gedung pencakar langit, transportasi modern, dan kemacetan yang kadang bikin overthinking?
Sebagai kota megapolitan yang nggak pernah tidur, Jakarta kini menjadi pusat segalanya di Indonesia.
Tapi, tahukah kamu kalau kota sebesar ini ternyata cuma berawal dari sebuah pelabuhan kecil di estuari Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun yang lalu?
Bukti sejarah ini bukan sekadar mitos, lho. Kamu bisa menemukan rekam jejak awal mula Jakarta lewat beberapa prasasti kuno yang ditemukan di sekitar kawasan pelabuhan dan di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.
Lewat artikel ini, kita bakal time travel bareng menelusuri rekam jejak, tokoh penting, hingga momen bersejarah yang mengubah wajah ibu kota dari masa ke masa.
Yuk, simak sejarah terbentuknya Provinsi DKI Jakarta dari dulu hingga saat ini!
Melansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, nama Jakarta sendiri belum eksis seperti saat ini di abad ke-14 silam.
Lokasi pesisir ini dikenal luas sebagai Sunda Kalapa, sebuah pelabuhan utama milik Kerajaan Padjadjaran yang super sibuk.
Karena posisinya yang strategis, pelabuhan ini jadi titik kumpul atau tempat perniagaan para pengembara dan pedagang dari berbagai bangsa di dunia, termasuk Portugis yang saat itu mulai mendirikan pusat perniagaannya.
Titik balik pertama dalam sejarah terbentuknya Jakarta terjadi pada 22 Juni 1527.
Kala itu, Pangeran Fatahillah melakukan serangan bersejarah untuk mengusir pengaruh asing dan berhasil merebut pelabuhan ini.
Nah, sejak momen kemenangan itulah nama Sunda Kalapa diganti menjadi Jayakarta. Tanggal penyerangan 22 Juni ini juga yang sampai sekarang selalu kita rayakan sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta.
Baca juga: Vibes Klasik Pelabuhan Sunda Kelapa: Mengulik Sejarah Epik Cikal Bakal Berdirinya Jakarta
Masuk ke abad ke-16, tepatnya mulai 4 Maret 1621, kongsi dagang VOC asal Belanda datang mengambil alih kekuasaan Jayakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov DKI Jakarta