Pura Aditya Jaya (Manual Jakarta)
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk ibu kota Jakarta yang dipenuhi belantara gedung pencakar langit dan kemacetan, pernahkah kamu mendambakan oase ketenangan untuk menyegarkan pikiran?
Jika iya, kamu tidak perlu repot menghabiskan waktu dan biaya terbang ke Bali.
Tersembunyi di balik rindangnya kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berdirilah Pura Aditya Jaya, pura Hindu tertua di DKI Jakarta.
Sejak mulai dibangun pada awal dekade 1970-an, tempat suci ini bukan hanya menjadi pusat peribadatan utama bagi umat Hindu, tetapi juga saksi bisu harmonisasi keberagaman ibu kota.
Melalui artikel ini, kita akan menjelajahi jejak sejarah, keunikan arsitektur, hingga panduan etika saat berkunjung ke pura bersejarah ini secara mendalam.
Baca juga: Liburan Sehari di Jakarta? Ini 4 Spot Wisata Ikonik yang Wajib Banget Kamu Eksplorasi!
Keberadaan Pura Aditya Jaya tidak lepas dari kerinduan umat Hindu, khususnya perantau asal Bali, akan tempat ibadah yang memadai.
Pada era 1960-an, umat Hindu di ibu kota kesulitan menemukan lokasi persembahyangan komunal yang representatif.
Barulah awal tahun 1970-an, komunitas Hindu menginisiasi pembangunan pura ini secara gotong royong.
Pembangunan fisik mulai dikerjakan pada tahun 1972 di atas lahan yang difasilitasi pemerintah daerah kala itu.
Momen bersejarah puncaknya terjadi ketika pura diresmikan melalui tahapan ritual suci, hingga berdiri megah seperti saat ini.
Nama "Aditya Jaya" mengandung makna filosofis yang mendalam. Kata Aditya merujuk pada Dewa Matahari yang memberikan cahaya kehidupan, sementara Jaya berarti kejayaan.
Jadi, pura ini diharapkan menjadi sumber cahaya kedamaian yang selalu berjaya menyinari umatnya di tengah dinamika ibu kota.
Begitu kamu menginjakkan kaki di depan gerbang utama, kamu akan langsung disambut oleh nuansa arsitektur khas Bali yang sangat kental dan menawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber