Kue Atom khas Kepulauan Seribu (diamma.com)
JAKARTA - Kepulauan Seribu selama ini dikenal sebagai primadona pariwisata bahari bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Bayangan tentang pasir putih, air laut yang jernih, serta keindahan bawah laut seringkali menjadi alasan utama mengapa kamu ingin menghabiskan akhir pekan di sana.
Namun, tahukah kamu bahwa di balik pesona alamnya, gugusan pulau ini menyimpan harta karun lain yang tak kalah menarik?
Bukan sekadar hidangan laut biasa, masyarakat lokal Kepulauan Seribu memiliki deretan jajanan tradisional dengan nama-nama yang sangat nyeleneh, provokatif, bahkan terdengar sedikit "nakal".
Jika kamu berkunjung ke sana, jangan kaget jika ditawari "bom" atau dituduh "selingkuh" oleh pedagang kue.
Nama-nama unik ini justru menjadi daya tarik tersendiri yang membuat wisatawan penasaran.
Di balik penamaannya yang ekstrem, tersimpan cita rasa lezat yang merupakan warisan turun-temurun masyarakat pesisir.
Mari kita telusuri tujuh kuliner khas Kepulauan Seribu yang akan membuatmu tersenyum simpul sekaligus ketagihan.
Kekayaan laut tentu menjadi bahan utama kuliner di wilayah ini. Salah satu primadona yang wajib kamu coba adalah Puk Cue.
Sekilas, tampilannya mirip dengan pempek khas Palembang karena sama-sama terbuat dari campuran tepung sagu dan ikan.
Namun, Puk Cue memiliki tekstur yang lebih kenyal dan biasanya menggunakan ikan ekor kuning atau ikan tongkol segar hasil tangkapan nelayan setempat.
Makanan ini umumnya disajikan dengan sambal kacang yang gurih, berbeda dengan pempek yang menggunakan cuko.
Nama Puk Cue sendiri konon berasal dari kebiasaan pembuatannya yang dipukul-pukul atau dibanting saat menguleni adonan agar kenyal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber