JAKARTA - Kabar gembira datang bagi para pencinta kelestarian alam dan keindahan laut dari kawasan pesisir utara Jakarta.
Pada Minggu (19/7/2026), Reza Sya'bana Santoso Putra dan Nadya Ramadhita resmi dinobatkan sebagai Abang dan None (Abnon) Kepulauan Seribu Tahun 2026.
Keduanya berhasil meraih gelar bergengsi tersebut setelah melalui persaingan ketat dan menyisihkan 28 finalis lainnya pada Malam Final yang diselenggarakan secara megah di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
Kemenangan ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi mereka untuk mewakili wilayahnya di ajang tingkat provinsi, sekaligus membawa misi mulia dalam mempromosikan masa depan pariwisata bahari Jakarta yang sepenuhnya ramah lingkungan.
Misi Utama Bawa Konsep Pariwisata Berkelanjutan
Reza, sang pemenang utama Abang Kepulauan Seribu 2026, menegaskan bahwa wawasan dan mentalnya telah siap sepenuhnya untuk menghadapi persaingan ketat di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Pemuda berbakat ini menilai wilayah kepulauan di utara ibu kota memiliki keunggulan ekologis dan daya tarik luar biasa yang tidak bakal dijumpai di area daratan Jakarta.
Karakteristik unik berupa lanskap terumbu karang dan panorama laut biru inilah yang menurutnya krusial untuk digaungkan lewat konsep pariwisata berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Dengan penuh rasa percaya diri, Reza menyebut Kepulauan Seribu mempunyai kekhasan yang paling istimewa dibanding kawasan lain di Jakarta.
Oleh karena itu, ia kini memfokuskan perhatian utamanya untuk mensosialisasikan penerapan aspek keberlanjutan tersebut secara konsisten dan riil dalam aktivitas kepariwisataan sehari-hari.
Melalui langkah strategis ini, minat wisatawan domestik maupun internasional diharapkan dapat terangkat tanpa memicu dampak buruk yang merusak kelestarian ekosistem laut berharga kepunyaan ibu kota.
Strategi Jitu Perluas Jangkauan Promosi Lewat Media Sosial
Nadya Ramadhita, None Kepulauan Seribu 2026, merasa sangat optimistis untuk menyajikan performa terbaiknya di tingkat DKI Jakarta.
Demi memperkenalkan keindahan bahari kepulauan ini kepada masyarakat domestik dan internasional, ia berkomitmen memperluas promosi destinasi wisata unggulan dengan memanfaatkan media sosial.
Strategi utamanya berfokus pada perluasan ruang kampanye potensi kelautan melalui platform digital secara masif serta kreatif.
Melalui pembekalan intensif selama karantina dan persiapan matang, Nadya sangat siap membawa advokasi pariwisata hijau ke tingkat provinsi.
Antusiasme para pemuda inspiratif ini pun diapresiasi oleh jajaran pemerintah daerah. Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, turut menekankan bahwa standar serta kualitas ajang pencarian duta wisata ini terus meningkat dari tahun ke tahun.
Memulihkan Kejayaan Pariwisata Kepulauan Seribu
Bupati Muhammad Fadjar Churniawan menekankan bahwa gelar Abang dan None Kepulauan Seribu yang diraih memikul tanggung jawab besar sebagai garda terdepan kebudayaan dan pariwisata daerah, bukan sekadar simbol pencapaian semata.
Pihak pemerintah daerah sangat berharap agar para pemenang mampu menginspirasi generasi muda, melestarikan nilai-nilai luhur budaya Betawi, serta gencar memperkenalkan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata berkelas internasional.
Adapun pelaksanaan malam puncak di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu sengaja dilangsungkan secara terbuka demi memperlihatkan keindahan panorama laut sekaligus kekayaan budaya lokal secara langsung kepada khalayak luas.
Pihak penyelenggara mengapresiasi performa luar biasa para finalis yang dinilai memiliki kecerdasan tinggi, fisik prima, serta pemahaman materi yang mumpuni mengenai isu-isu kelautan.
Dengan keunggulan tersebut, Bupati menaruh harapan besar agar pasangan pemenang mampu mengulang kesuksesan tahun 2024 dengan memboyong kembali predikat Juara Umum Abang None DKI Jakarta.
Selain pemenang utama, dewan juri yang kompeten menetapkan Muhammad Zaeralsyah dan Cantika Sirna Sasmita sebagai Wakil I, serta Airlangga Ardhito Adhityo dan Astrid Marsanda Putri sebagai Wakil II.
Selanjutnya, posisi Juara Harapan I berhasil diraih oleh Raffi Ilya Saputra dan Aima Namera, disusul oleh Dylan Ferdinand Paroki dan Maharani Putri Salsabila sebagai Juara Harapan II, serta Fahri Triyananda Gutama dan Irina Elysabet Mamarodia di posisi Juara Harapan III.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta