Kamis, 16 JULI 2026 • 18:59 WIB

Pramono Anung Pastikan Proyek Jalan Pasar Minggu Selesai Awal 2027 Demi Atasi Kemacetan

Author

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)

JAKARTA - Bagi kamu yang sering mengeluhkan kemacetan parah di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kini ada kabar menggembirakan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pembangunan jalan sebidang di perlintasan kereta api Pasar Minggu, yang melewati area kompleks Badan Intelijen Negara (BIN), rampung pada awal tahun 2027.

Proyek infrastruktur penting ini diharapkan menjadi jalan keluar efektif untuk mengatasi masalah kemacetan kronis yang selama ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan di ibu kota.

Janji Rampung Awal Tahun Depan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung menunjukkan komitmen serius dalam membenahi infrastruktur lalu lintas ibu kota.

Pada Kamis (16/7/2026), Pramono menegaskan secara langsung kepada jajarannya agar pembangunan jalan sebidang ini segera dituntaskan.

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Pastikan Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Bersih dalam Waktu 10 Hari

Beliau menginstruksikan agar jalur tersebut dapat mulai beroperasi secara penuh bagi masyarakat umum selambat-lambatnya pada awal tahun depan.

Pramono menyadari bahwa mobilitas harian warga Jakarta sangat bergantung pada kelancaran jalan raya.

Hal inilah yang membuat beliau menaruh perhatian besar agar target penyelesaian proyek di awal tahun 2027 tidak meleset sedikit pun.

Langkah konkret ini tentu menjadi angin segar bagi kamu yang kerap kehilangan waktu produktif akibat tumpukan kendaraan di perlintasan kereta.

Solusi Nyata Kemacetan Jakarta Selatan

Kemacetan parah di perlintasan kereta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sudah sangat terkenal sebagai pemicu stres bagi pengendara akibat ketidakseimbangan antara volume kendaraan dan lebar jalan yang tersedia.

Pramono pun membenarkan hal tersebut dengan menyatakan bahwa kawasan perlintasan tersebut memang menjadi salah satu episentrum kemacetan utama di wilayah Jakarta Selatan.

Guna mengatasi persoalan menahun ini, kehadiran jalan sebidang yang memotong area kompleks Badan Intelijen Negara diproyeksikan mampu mendistribusikan arus lalu lintas secara lebih merata.

Begitu proyek fisik ini rampung, kamu tidak perlu lagi terjebak dalam antrean panjang yang mengular akibat penutupan pintu perlintasan kereta api.

Kelancaran lalu lintas yang baru ini tentunya akan memangkas waktu perjalananmu menuju kantor atau kampus tercinta secara signifikan.

Melanjutkan Tongkat Estafet Pembangunan

Proyek infrastruktur jalan ini sebenarnya bukan wacana baru, meski target penyelesaiannya kini dipatok secara tegas di bawah kepemimpinan Pramono Anung.

Pramono secara terbuka menyampaikan bahwa perencanaan serta pengerjaan awal proyek tersebut telah dirancang sejak masa jabatan gubernur terdahulu.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini memikul tanggung jawab untuk meneruskan sekaligus menuntaskan pekerjaan rumah tersebut demi kepentingan masyarakat luas.

Pemprov DKI Jakarta kini tengah memusatkan perhatian pada percepatan dan penyelesaian pembebasan lahan serta pembersihan wilayah di sekitar lokasi proyek.

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Pastikan JPO Jalan Kapten Tendean Dibangun Ulang Pasca Insiden Truk Alat Berat

Langkah strategis ini mutlak diperlukan sebagai landasan utama sebelum konstruksi fisik jalan benar-benar dimulai.

Kendati pembebasan lahan kerap menjadi kendala terbesar dalam setiap pembangunan infrastruktur di Jakarta, pemerintah berkomitmen untuk terus mengupayakan solusi terbaik.

Konsentrasi Penuh Pemerintah Provinsi

Pramono menegaskan perhatian penuhnya pada proyek jalan tembus ini demi menjamin kelancaran seluruh proses pengerjaan sesuai rencana.

Komitmen tersebut mempertegas bahwa penuntasan jalan sebidang Pasar Minggu merupakan prioritas utama dalam pembangunan kota saat ini.

Pramono berharap tidak ada lagi hambatan administratif yang dapat merugikan kenyamanan mobilitas warga.

Pengawasan ketat secara langsung oleh pemimpin tertinggi DKI Jakarta ini tentu menumbuhkan optimisme tinggi di kalangan masyarakat.

Semoga target peresmian pada awal 2027 dapat terwujud tepat waktu tanpa kendala berarti.

Bagi kamu yang sering melewati kawasan padat ini, mari kita kawal bersama perkembangannya demi mewujudkan Jakarta yang lebih bersahabat bagi seluruh warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU