JAKARTA - Pernah nggak sih bayangin lagi asyik nongkrong sore bareng teman atau jalan-jalan santai di kawasan utara Jakarta tiba-tiba jalanan berubah menjadi genangan air laut?
Nah, buat kamu warga ibu kota, terutama yang bertempat tinggal atau punya mobilitas tinggi di area pesisir, ini saatnya buat ekstra waspada.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melalui akun Instagram resminya @bpbddkijakarta, baru saja merilis peringatan dini super penting terkait ancaman banjir pesisir alias banjir rob.
Fenomena pasang laut ini diprediksi bakal melanda sejumlah titik rawan di Jakarta Utara mulai tanggal 9 sampai 16 Juli 2026.
Biar kamu nggak terjebak kemacetan atau mengalami situasi darurat di jalan, yuk simak rincian informasi lengkapnya di bawah ini!
Baca juga: Cegah Banjir Jakarta, Sudin LH Jakarta Selatan Ajak Siswa SMPN 124 Pilah Sampah Demi Adiwiyata 2027
Mengapa Banjir Rob Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa tiba-tiba peringatan banjir pesisir ini muncul padahal Jakarta sedang tidak dilanda hujan badai ekstrem?
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peringatan dini ini dikeluarkan karena adanya pergerakan fenomena alam ganda yang terjadi di waktu bersamaan.
Fase pasang maksimum air laut bulan ini datang berbarengan dengan fenomena alam Super New Moon.
Bagi kamu yang belum terlalu familiar, Super New Moon adalah sebuah kondisi astronomis ketika fase Bulan Baru (New Moon) terjadi tepat bersamaan dengan Perigee, yaitu momen krusial di mana jarak bulan berada di titik paling dekat dengan bumi kita.
Kombinasi tarikan gravitasi super kuat dari fenomena alam inilah yang sukses membuat ketinggian pasang air laut melonjak sangat drastis dari batas normal harian.
Efek dominonya? Wilayah daratan yang topografinya jauh lebih rendah dari permukaan air laut, khususnya di sepanjang pesisir utara Jakarta, memiliki risiko sangat tinggi untuk terendam genangan air pasang.
Daftar Wilayah Terdampak dan Waktu Puncak Pasang
Supaya kamu bisa mengatur ulang jadwal meeting atau memetakan rute pulang kerja dengan lebih aman, BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa tren puncak pasang maksimum ini umumnya akan melanda pada malam hari.
Tepatnya, gelombang pasang akan mencapai titik tertingginya pada rentang pukul 18.00 hingga 00.00 WIB.
Buat kamu yang berdomisili, bersekolah, atau punya urusan mendesak di wilayah-wilayah berikut, sebaiknya tingkatkan kehati-hatian karena area ini masuk ke dalam daftar merah rawan banjir rob.
- Kamal Muara;
- Kapuk Muara;
- Penjaringan;
- Pluit;
- Ancol;
- Kamal;
- Marunda;
- Cilincing;
- Kalibaru;
- Muara Angke;
- Tanjung Priok;
- Kepulauan Seribu
Langkah Antisipasi yang Wajib Kamu Lakukan Mulai Sekarang
Prinsip better safe than sorry itu penting banget diterapkan! Terkait potensi rob ini, pemerintah sudah memberikan panduan imbauan krusial yang bisa langsung kamu dan keluargamu terapkan.
- Pastikan kamu selalu update dengan perubahan cuaca mendadak dan memantau kondisi tinggi air laut setiap harinya sebelum bepergian;
- Kalau memang nggak ada urusan mendesak, kurangi aktivitas nongkrong atau bekerja di sekitar pantai dan pelabuhan, apalagi saat jam rawan pasang laut tinggi di malam hari. Jangan sampai kendaraan kesayanganmu mogok karena terendam air garam;
- Pastikan sistem saluran air, got, atau selokan di sekitar tempat tinggalmu mengalir lancar tanpa sumbatan sampah. Drainase yang bersih sangat membantu genangan air pasang jadi jauh lebih cepat surut.
Daftar Kanal Darurat dan Pantauan Genangan Air Jakarta
Sebagai generasi yang digital savvy, kamu wajib banget memaksimalkan ponsel pintar di genggamanmu buat memantau kondisi terkini.
Pemprov DKI Jakarta sudah memfasilitasi warganya dengan berbagai layanan terpadu yang gampang banget diakses.
- Situs pantaubanjir.jakarta.go.id: Pusat informasi paling valid terkait titik banjir terkini dan progres penanganannya oleh petugas;
- Aplikasi JAKI: Temukan genangan air yang mengganggu jalan raya? Langsung laporkan lewat fitur "Laporan Warga" biar bisa dieksekusi instan oleh dinas terkait;
- Media Sosial BMKG & BPBD: Pantau terus peringatan dini gelombang pasang di Instagram @infobmkg dan @bpbddkijakarta;
- Tautan Edukasi: Cek peringatan dini gelombang laut via tautan bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut dan unduh Buku Panduan Kesiapsiagaan lewat tiny.cc/bukusakusiagabanjir;
- Layanan Cepat 112: Dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan, langsung hubungi layanan Jakarta Siaga di nomor 112.
Bencana alam memang sulit dihindari, tapi risikonya sangat bisa kita tekan lewat antisipasi yang tepat.
Tetap waspada, jaga keselamatan diri, dan jangan lupa sebarkan artikel ini ke circle pertemanan atau grup keluarga kamu, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG, Instagram.com/@bpbddkijakarta