Kamis, 18 JUNI 2026 • 16:08 WIB

Warga Senen Siap Bebas Banjir! Proyek Normalisasi Saluran Air di Jalan Paseban Timur Rampung di Akhir Juni Nanti

Author

Perbaikan Saluran Air di Jalan Paseban Timur, Senen, Jakarta Pusat (Folmer/Berita Jakarta)

JAKARTA - Hujan lebat di Jakarta sering kali menjadi mimpi buruk buat sebagian warga, terutama karena masalah genangan air yang tak kunjung usai.

Apakah daerah tempat tinggal kamu termasuk salah satu yang sering langganan banjir saat musim penghujan tiba?

Kalau iya, ada kabar baik nih, terutama buat kamu warga kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Saat ini, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat tengah mengebut proyek normalisasi saluran air di Jalan Paseban Timur.

Langkah proaktif yang sedang berjalan ini diharapkan bisa jadi solusi konkret untuk menyudahi drama genangan air yang selama ini kerap meresahkan aktivitas warga setempat.

Baca juga: Niat Ingin Melerai Keributan, Dua Remaja di Jakarta Pusat Ini Malah Jadi Korban Pengeroyokan: Kok Bisa?

Proyek perbaikan infrastruktur saluran air ini difokuskan di Jalan Paseban Timur Gang 7, tepatnya di wilayah permukiman RT 06/RW 07 dan RT 03, Kelurahan Senen.

Pengerjaan yang sudah mulai dieksekusi sejak tanggal 13 Mei lalu ini terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif di lapangan.

Kasatpel SDA Senen, Zulfahmi, memaparkan bahwa timnya bekerja keras tanpa henti setiap hari demi memastikan target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu, tentunya tanpa mengorbankan standar kualitas bangunan.

"Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 63,8 persen. Dari total panjang target saluran 148 meter, kami sudah berhasil menyelesaikan normalisasi sepanjang 93 meter," jelas Zulfahmi, dikutip Berita Jakarta.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini berjalan dengan ritme yang terukur dan disiplin.

Untuk mempercepat prosesnya, sebanyak 10 personel satuan tugas (satgas) andalan dikerahkan setiap harinya untuk mengawal proses pembongkaran instalasi lama hingga pemasangan material baru.

Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa saluran air di kawasan ini harus dibongkar secara total? Jawabannya sangat logis.

Zulfahmi menerangkan bahwa kondisi infrastruktur saluran air yang lama memang sudah rapuh dan mengalami banyak kerusakan parah di berbagai titik.

Kondisi saluran yang sudah aus tersebut jelas tak mampu lagi menampung tingginya debit air, khususnya ketika hujan deras mengguyur wilayah ibu kota.

Jika dibiarkan berlarut-larut, luapan air akan terus membanjiri akses jalan hingga masuk ke permukiman warga, yang pastinya sangat mengganggu mobilitas harian kamu.

Sebagai langkah solusi jangka panjang, tim Sudin SDA tidak sekadar melakukan pengerukan lumpur sementara.

Pekerjaan teknis yang dilakukan meliputi pembongkaran total infrastruktur lama dan menggantinya dengan material yang jauh lebih kokoh, yaitu menggunakan beton u-ditch prefabrikasi.

Ukuran u-ditch yang diaplikasikan memiliki dimensi 40 x 40 x 120 sentimeter. 

Baca juga: Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap 11 Orang dalam Operasi Cipta Kondisi Usai Kedapatan Bawa Sajam dan Obat Terlarang

Penggunaan sistem u-ditch beton ini dinilai sangat efektif dan efisien untuk memastikan kelancaran sirkulasi air menuju saluran pembuangan utama.

Langkah taktis dan kerja keras dari jajaran Sudin SDA Jakarta Pusat ini tentu saja menuai respons positif dari masyarakat sekitar.

Supardi (45), salah seorang warga yang tinggal menetap di Jalan Paseban Timur Gang 7, menyampaikan apresiasinya terhadap perbaikan fasilitas ini.

Ia mengonfirmasi bahwa selama bertahun-tahun, lingkungan tempat tinggalnya memang kerap tergenang air akibat luapan saluran yang rusak setiap kali hujan berintensitas tinggi datang menghampiri.

"Normalisasi saluran ini sebenarnya adalah hal yang sudah lama diaspirasikan oleh warga. Harapan kami semua, semoga setelah proyek ini rampung seutuhnya nanti, warga di sini tidak perlu khawatir lagi menghadapi masalah genangan saat hujan deras," tandas Supardi, dikutip Berita Jakarta.

Pihak Sudin SDA sangat optimis bahwa proyek ini akan beres 100 persen pada akhir bulan Juni nanti.

Semoga perbaikan infrastruktur berkelanjutan semacam ini bisa terus menjangkau titik-titik rawan genangan lainnya di Jakarta. 

Buat kamu yang sering melintas di sekitar area proyek Paseban Timur, tetap berhati-hati, ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU