Kondisi di kawasan Bundaran HI (Dessy Suciati/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernahkah kamu menyadari bahwa Jakarta sebentar lagi akan menginjak usia 500 tahun? Tentu saja, setengah milenium bukanlah waktu yang sebentar bagi sejarah perjalanan sebuah kota.
Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah pertambahan usia ini sejalan dengan peningkatan kualitas hidup warga dan statusnya sebagai kota metropolitan?
Menyoroti momen krusial ini, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, angkat bicara pada Kamis (18/6/2026).
Ia menegaskan bahwa usia Jakarta yang hampir mencapai lima abad ini wajib dijadikan momentum emas untuk menunjukkan kemajuan nyata, terutama dalam memantapkan diri sebagai kota global yang kompetitif.
Bagi Pantas Nainggolan, angka 500 tahun adalah simbol kedewasaan dan kematangan yang sesungguhnya.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Targetkan Jakarta Tembus Top 60 Kota Global 2026 Lewat Inovasi Transport
Oleh karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghadirkan perubahan yang signifikan dan bisa langsung dirasakan oleh seluruh warga dari berbagai lapisan.
“Usia 500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya. Parameter kota global, termasuk infrastruktur dan ruang terbuka, harus terus ditingkatkan,” ujar Pantas, dikutip Berita Jakarta.
Mewujudkan Jakarta sebagai kota global bukanlah sekadar pergantian label administrasi setelah ibu kota negara secara resmi berpindah.
Menurut Pantas, upaya tersebut harus selaras dengan target Pemprov DKI dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk mencapainya, pembenahan sarana dan prasarana penunjang seperti integrasi transportasi publik, penanganan banjir, perluasan ruang terbuka hijau (RTH) yang layak, hingga fasilitas kesehatan kelas satu, harus terus dikebut secara konsisten.
Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada tahun ini, sejumlah proyek pembangunan fisik terpantau sudah mencapai tahap akhir.
Pantas memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek-proyek tersebut. Menurutnya, peresmian berbagai infrastruktur baru dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh perangkat daerah, pihak swasta, hingga pemerintah pusat untuk terus mempercepat ritme pembangunan kota yang berkelanjutan.
“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi tentu baik untuk masyarakat,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta