Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 18 JUNI 2026 • 16:16 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Lepas 775 Petugas Sensus Ekonomi, Siap-Siap Pintu Rumah Diketuk

Wali Kota Jakarta Pusat Lepas 775 Petugas Sensus Ekonomi, Siap-Siap Pintu Rumah DiketukWali Kota Jakarta Pusat Lepas 775 Petugas Sensus Guna Rumuskan Arah Pembangunan Nasional (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa kaget saat sedang asyik bersantai di rumah, tiba-tiba ada tamu tak dikenal yang mengetuk pintu dan menanyakan seputar pekerjaan atau kondisi ekonomi keluargamu?

Tenang, jangan panik dan curiga dulu! Mulai pertengahan Juni hingga akhir Agustus nanti, kawasan ibu kota khususnya wilayah Jakarta Pusat bakal diramaikan oleh kehadiran ratusan "pahlawan data" dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Yup, Sensus Ekonomi berskala nasional sedang berlangsung, dan sekecil apa pun data yang kamu berikan akan menjadi kunci penting bagi pemerintah dalam meracik arah pembangunan masa depan. Jadi, pastikan kamu menyambut mereka dengan senyuman dan tangan terbuka, ya!

Pada Kamis (18/6/2026), Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, secara resmi telah melepas keberangkatan 775 petugas sensus ekonomi dalam sebuah apel simbolis.

Ratusan petugas ini mengemban misi yang sangat penting untuk melakukan pendataan ekonomi secara menyeluruh di delapan kecamatan yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat.

Baca juga: Warga Senen Siap Bebas Banjir! Proyek Normalisasi Saluran Air di Jalan Paseban Timur Rampung di Akhir Juni Nanti

Dalam momen pelepasan tersebut, Arifin menegaskan betapa krusialnya hasil data yang akan dihimpun oleh tim BPS ini.

Bukan sekadar angka-angka rumit di atas kertas, data riil dari lapangan ini akan menjadi kompas utama bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk mengambil berbagai keputusan strategis.

"Sensus ekonomi dilakukan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus. Perlu dukungan semua pihak untuk membantu petugas sensus menghimpun data ekonomi di lapangan," ujar Arifin, dikutip Berita Jakarta.

Sudah bukan rahasia lagi kalau mendata warga di wilayah metropolitan metropolitan seperti Jakarta Pusat punya tantangan tersendiri.

Banyak kawasan elite yang sulit ditembus, mulai dari perhotelan megah, gedung perkantoran bertingkat, hingga kompleks apartemen dan rumah susun yang memiliki aturan keamanan super ketat.

Menyadari potensi kendala di lapangan tersebut, Wali Kota Arifin tidak tinggal diam.

Ia langsung menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah administratifnya untuk turun tangan membantu. 

Tujuannya, memastikan para petugas BPS mendapatkan akses mulus alias tidak mendapat penolakan saat harus masuk dan mendata di lokasi-lokasi privat tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Wali Kota Jakarta Pusat Lepas 775 Petugas Sensus Ekonomi, Siap-Siap Pintu Rumah Diketuk

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!