Rabu, 17 JUNI 2026 • 18:45 WIB

Pesan Menohok Ustadz Subki di 1 Muharram 1448 H untuk ASN DKI Jakarta: Kerja Itu Ibadah!

Author

Ustadz Subki Al-Bughury (Fakhrizal Fakhri/Berita Jakarta)

JAKARTA - Tahun Baru Islam bukan sekadar soal pergantian kalender, tetapi sebuah momentum refleksi diri yang mendalam untuk menjadi lebih baik.

Pernahkah kamu merasa terjebak dalam rutinitas pekerjaan yang itu-itu saja tanpa ada makna lebih?

Tepat pada Rabu (17/6/2026), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta mengambil inisiatif segar dengan menggelar kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H/2026 M.

Bertempat di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, acara ini menghadirkan Ustadz Subki Al-Bughury untuk menyuntikkan semangat baru kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tesis utamanya menjadikan hijrah sebagai landasan utama untuk bekerja lebih efisien dan melayani masyarakat dengan optimal.

Baca juga: Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Besok, Rayakan Libur 1 Muharam Tanpa Beban Tilang

Mengusung tema “Meneladani Hijrah: Efisiensi dalam Bekerja, Optimal dalam Melayani,” kegiatan ini seolah menjadi oase spiritual bagi para abdi negara di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam tausiyahnya yang hangat, natural, dan mudah dipahami, Ustadz Subki membedah esensi hijrah. 

Menurutnya, hijrah di era modern tidak lagi dimaknai semata-mata sebagai perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain.

"Spirit hijrah adalah spirit perubahan," tegas Ustadz Subki di hadapan para jamaah.

Ia menjelaskan bahwa orang yang berani berhijrah dengan landasan iman tidak hanya akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT, tetapi juga derajat yang tinggi. Pesan ini sangat relevan jika ditarik ke dalam konteks pelayanan publik sehari-hari.

ASN dituntut untuk terus bertransformasi menuju kondisi yang lebih baik, meninggalkan kebiasaan lama yang lamban, dan mulai merangkul inovasi yang mempermudah warga.

Dunia ini sejatinya adalah ladang untuk beramal dan mengabdi. Jika kamu memaknai pekerjaan hanya sebagai rutinitas menggugurkan kewajiban demi gaji bulanan, maka kamu akan kehilangan esensi terbesarnya.

Ustadz Subki merumuskan empat aspek krusial yang harus diubah oleh para pelayan masyarakat, yakni penguatan akidah, perubahan pola pikir, perubahan hati dan perasaan, serta perubahan perilaku.

Dari keempatnya, perubahan pola pikir dinilai menjadi kunci utama terwujudnya pelayanan publik yang paripurna.

Pekerjaan yang diemban oleh ASN Pemprov DKI Jakarta bukanlah sekadar daftar tugas di atas kertas, melainkan sebuah amanah besar yang harus ditunaikan dengan penuh keikhlasan. 

“Bahkan Allah membanggakan manusia yang mampu meninggalkan kenikmatan duniawi untuk beribadah dan melayani,” jelas sang penceramah.

Sering kali kita meremehkan hal-hal kecil dalam tumpukan pekerjaan harian. Namun, tahukah kamu bahwa niat yang tulus bisa mengubah tugas teknis menjadi ibadah bernilai tinggi?

Ustadz Subki memberikan analogi yang sangat membumi dan dekat dengan problematika ibu kota.

“Seperti urusan sampah, jika diniatkan untuk mengatasi persoalan sampah yang menggunung dan memberikan manfaat bagi lingkungan, maka itu juga bernilai pahala di sisi Allah,” tandasnya.

Baca juga: Boleh Nggak Sih Merayakan Tahun Baru Islam? Ini Penjelasan Ulama yang Wajib Kamu Tahu!

Hal ini menjadi pengingat yang sangat kuat. Kalau setiap pekerjaan diniatkan untuk mendapatkan ridha Allah, maka secara otomatis setiap individu akan berusaha memberikan hasil yang paling maksimal.

Melayani masyarakat, mendengarkan keluhan warga dengan sabar, hingga menyelesaikan administrasi dengan cepat adalah bentuk-bentuk ibadah nyata yang pahalanya terus mengalir.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H ini bukanlah sekadar seremonial rutin belaka.

Lewat kegiatan ini, BKD Provinsi DKI Jakarta memiliki harapan besar agar seluruh ASN menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi utama.

Perubahan yang ditekankan diharapkan mampu meningkatkan kinerja, memperkuat fondasi integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, efektif, dan tidak kaku bagi seluruh warga ibu kota.

Jadi, sudah siapkah kamu membawa spirit hijrah ini ke dalam ruang kerjamu sendiri? Mari ubah niat, perbaiki pola pikir, dan jadikan setiap karya sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU