Sabtu, 09 MEI 2026 • 18:48 WIB

Warga Kelurahan Dukuh Jakarta Timur Ikut Pelatihan Manajemen Kurban, Tak Perlu Repot Cari Tukang Jagal!

Author

Warga Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur, Ikut Pelatihan Manajemen Kurban (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa panik saat perayaan Idul Adha makin dekat, namun panitia di masjid lingkunganmu belum menemukan juru sembelih yang bersedia?

Momen pemotongan hewan kurban seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi warga DKI Jakarta karena terbatasnya jumlah tenaga profesional atau jagal.

Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Jakarta Timur. Ratusan warga secara antusias mengikuti sebuah program edukasi agar mereka bisa mandiri dalam mengurus prosesi sakral tahunan ini.

Penasaran bagaimana keseruannya? Mari kita simak langkah inspiratif warga Kelurahan Dukuh ini!

Pada Sabtu (9/5/2026), suasana di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur terasa lebih hidup dari biasanya.

Baca juga: Sebanyak 550 Peserta Ramaikan Pekan Olahraga Tradisional Jakarta Timur, Lestarikan Budaya Bangsa di Era Maraknya Game Online!

Sebanyak 150 peserta yang merupakan representasi dari berbagai elemen masyarakat tumpah ruah mengikuti pelatihan manajemen kurban.

Kegiatan edukatif ini digagas langsung oleh Forum Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) setempat.

Para peserta yang hadir bukanlah orang sembarangan, melainkan tokoh-tokoh penggerak lingkungan yang terdiri dari pengurus RT, RW, anggota LMK, tokoh masyarakat, pemuda Karang Taruna, hingga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Pelatihan ini bukan sekadar duduk manis mendengarkan teori di dalam ruangan. Warga benar-benar diajak untuk terjun langsung memahami anatomi dan cara penanganan hewan ternak yang sesuai dengan syariat agama.

Materi yang diberikan sangat komprehensif, mulai dari trik jitu memilih hewan kurban yang sehat dan layak potong, hingga teknik menyembelih yang cepat agar tidak menyiksa hewan.

Menariknya, para peserta juga langsung mempraktikkan ilmu tersebut dengan menyembelih dua ekor kambing yang telah disiapkan oleh pihak panitia.

Prosesi praktik penyembelihan perdana ini bahkan dilakukan langsung oleh Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Eka Darmawan, yang didampingi oleh Lurah Dukuh, Riswanto.

Setelah itu, barulah giliran para peserta yang terlihat sangat antusias mencoba mengaplikasikan ilmu yang baru saja mereka serap.

Kehadiran jajaran pemerintahan kota dalam acara di akhir pekan ini menjadi bentuk dukungan moral yang nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Darmawan menekankan pentingnya esensi dari pelatihan manajemen kurban ini.

Tujuannya, menciptakan kemandirian yang berkelanjutan di tengah masyarakat perkotaan.

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Karena ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan cara penyembelihan hewan kurban," ucap Eka.

Ia menaruh harapan besar, melalui bekal pelatihan dasar ini, warga nantinya berani dan mampu menyembelih hewan kurbannya sendiri secara mandiri saat perayaan Idul Adha tiba, sehingga tidak melulu mengandalkan kehadiran petugas juru sembelih dari luar daerah.

Baca juga: Bina UMKM Pisangan Baru Jakarta Timur Tembus Pasar Global, Tim UNJ dan LPDP Sukses Gelar Pendampingan Bisnis

Kegiatan yang kaya akan manfaat ini rupanya bukanlah hal yang baru bagi warga Kelurahan Dukuh.

Ketua RW 04 Kelurahan Dukuh, Tri Wulantoro, menceritakan bahwa agenda pelatihan kepanitiaan ini memang sudah rutin diselenggarakan setiap tahunnya menjelang hari raya.

"Ini kegiatan rutin tahunan dengan peserta berbeda-beda. Sehingga ada pemerataan di masyarakat," ungkap Tri.

Hasilnya pun terbukti sangat efektif. Berkat pelatihan yang berkesinambungan ini, kini sudah banyak warga lokal yang mahir dan percaya diri mengambil peran sentral dalam kepanitiaan Idul Adha di lingkungan perumahannya.

Tentu saja, kesuksesan gelaran edukasi ini tak lepas dari kualitas pengajarnya.

Ketua Forum LMK Kelurahan Dukuh, Bagus Risnul Hakim, membeberkan bahwa panitia secara khusus mengundang narasumber kredibel, yakni Fitroh, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD DKI Juru Penyembelih.

Fitroh berbagi ilmu dengan sangat lugas dan detail. Ia mengupas tuntas dari cara memilah hewan berkualitas, teknik merobohkan sapi atau kambing agar tidak stres, hingga proses mencacah daging kurban.

Tak ketinggalan, ia juga membagikan tips packing daging yang rapi dan bersih. 

"Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan hari ini," tandas Bagus.

Langkah proaktif elemen masyarakat di Jakarta Timur ini patut dijadikan contoh bagi wilayah lain.

Dengan bekal edukasi yang tepat, perayaan kurban dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis. 

Nah, bagaimana kesiapan di lingkungan tempat tinggal kamu? Sudah saatnya pemuda dan warga setempat mulai belajar mandiri seperti warga Kelurahan Dukuh!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU